Puluhan Anak Kota Palu Unjuk Kreativitas di Lomba Mewarnai Inklusif
- 31 Agt 2026 13:19 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Lomba Mewarnai Anak Tingkat TK, SD dan SLB sukses digelar di Ballroom Hotel Santika, Minggu 30 Agustus 2026. Ajang edukatif ini diikuti oleh 93 anak dari berbagai satuan pendidikan di Kota Palu dengan penuh semangat.
Kegiatan ini dihadirkan oleh PT Baity Syahan Persada berkolaborasi bersama RRI Palu sebagai rangkaian dari RRI Fest 2026. Kompetisi ini diselenggarakan guna mengasah keterampilan motorik, menumbuhkan imajinasi, serta memberikan wadah ekspresi kreatif bagi anak-anak.
Lebih dari sekadar ajang unjuk bakat, pemilik PT Baity Syahan Persada, Yasmin Aljufri, menuturkan lomba mewarnai ini juga menjadi ruang untuk mengenalkan inklusivita. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menanamkan nilai kebersamaan dan kesetaraan antar sesama sejak usia dini.
"Kegiatan ini saya buat tujuannya untuk mengajarkan pada anak-anak kita bahwa perbedaan atau keterbatasan itu bukan menjadi penghalang untuk kita bisa sama-sama berjalan, menjalankan semua kegiatan. Dan untuk mengajarkan dan mengenalkan inklusi sejak dini," ucap Yasmin dalam sambutanya.
Dalam kesempatan tersebut, Yasmin juga menyampaikan permohonan maaf atas penundaan jadwal kegiatan yang sedianya digelar pada 20 Agustus 2026. Meski sempat tertunda, komitmen untuk menghadirkan ruang kreasinya tetap kuat agar dapat memberikan pengalaman berkesan bagi para peserta.
"Semoga kegiatan ini bisa berjalan secara baik, anak-anak menjadi happy, dan bisa mendapatkan pengalaman yang berbeda dari lomba mewarnai yang mereka biasa ikuti," tuturnya.
Inisiasi positif ini mendapat apresiasi tinggi dari Bunda PAUD Kota Palu, Diah Puspita, yang hadir membuka kegiatan. Menurutnya, ruang ini memastikan hak anak disablitias tetap setara sekaligus membuktikan bahwa setiap anak memiliki potensi yang layak untuk diapresiasi tanpa diskriminasi.
"Di sini mereka bersama-sama bersosialisasi bersama teman-teman yang lainnya, khususnya anak-anak saya yang disabilitas, mereka tidak merasa dibedakan. Jadi mereka bisa berkreasi dan berinovasi," ujar Diah Puspita.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan waktu selama 2 jam untuk menuangkan imajinasi mereka dengan beragam warna pilihan melalui gambar yang telah disiapkan. Antusiasme tinggi juga ditunjukkan para orang tua dan guru pendamping yang memberikan dukungan penuh hingga seluruh rangkaian acara berjalan tertib.
Setiap kategori lomba di tingkat TK, SD, dan SLB menetapkan enam pemenang mulai dari juara harapan tiga hingga juara utama. Acara kemudian ditutup secara berkesan dengan penyerahan bantuan alat tulis bagi para peserta berkebutuhan khusus dari mitra pendukung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....