MTQ VIII Sidoan, Bupati Tekankan Al-Qur’an sebagai Benteng Moral Generasi Muda

  • 29 Agt 2026 15:17 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VIII tingkat Kecamatan Sidoan Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Muara Jaya, Jumat 28 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Parigi Moutong Hairudin, Plt. Kepala Dinas PUPRP Moh. Aflianto, anggota DPRD Parigi Moutong, unsur Forkopimcam Sidoan, panitia, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Erwin Burase menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ tidak boleh hanya dimaknai sebagai agenda seremonial maupun perlombaan membaca Al-Qur’an.

Menurutnya, MTQ harus menjadi ruang pembinaan umat, pendidikan moral, serta pembentukan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak dan memiliki pegangan hidup yang kuat.

Bupati menilai kedekatan generasi muda dengan Al-Qur’an dan pemahaman terhadap nilai-nilai agama dapat menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba, minuman keras dan pergaulan negatif.

Ia berharap kegiatan MTQ mampu mendorong lahirnya gerakan cinta Al-Qur’an di tengah masyarakat, tidak hanya selama pelaksanaan perlombaan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk kembali meramaikan masjid dan rumah-rumah dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, sehingga generasi muda Parigi Moutong, khususnya Kecamatan Sidoan, dapat tumbuh sebagai generasi yang cerdas, santun dan religius.

Kepada para peserta MTQ, Bupati berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan semangat dan keikhlasan. Ajang tersebut diharapkan menjadi sarana memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an, mempererat ukhuwah Islamiyah serta menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran.

Sementara kepada dewan hakim, Bupati meminta agar memberikan penilaian secara objektif, adil dan profesional.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Bupati Erwin Burase juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dipicu perubahan cuaca.

Intensitas hujan yang tinggi, kata dia, berpotensi memicu banjir bandang dan longsor. Sementara kondisi cuaca panas dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan.

Karena itu, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, daerah rendah, kawasan rawan longsor maupun wilayah dengan lahan kering diminta lebih peka terhadap kondisi lingkungan.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kesiapsiagaan dan saling membantu ketika menghadapi potensi bencana.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Desa Muara Jaya, Fadil, mengatakan MTQ ke-VIII Kecamatan Sidoan bertujuan meningkatkan minat masyarakat dalam membaca dan memahami kandungan Al-Qur’an.

Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan sekaligus seleksi qari-qariah, murotil-murotilah dan hafiz-hafizah terbaik untuk mewakili Kecamatan Sidoan pada MTQ tingkat Kabupaten Parigi Moutong yang akan berlangsung di Kecamatan Parigi Barat tahun 2026.

MTQ ke-VIII Kecamatan Sidoan Tahun 2026 mengusung tema “Melalui MTQ ke-8 Tingkat Kecamatan Sidoan Tahun 2026, Kita Jadikan Al-Qur’an Sebagai Landasan Spiritual untuk Membangun Kehidupan yang Bermakna dalam Rangka Mewujudkan Masyarakat yang Religius dan Makmur.”

Kegiatan tersebut juga mengangkat subtema penguatan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah watoniyah dan ukhuwah bashariyah, semangat melawan kejahatan narkoba, serta membangun spirit untuk membebaskan masyarakat dari kemiskinan dan kebodohan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....