Pengabenan Massal Pancakerti Perkuat Gotong Royong dan Kebersamaan Warga
- 29 Agt 2026 16:59 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase menghadiri pelaksanaan Pengabenan Massal (Ngerit) Desa Pekraman Adat Pancakerti, Desa Kotaraya Timur, Kecamatan Mepanga, Sabtu 29 Agustus 2026.
Kegiatan keagamaan yang berlangsung di Kuburan Adat Pancakerti tersebut diikuti krama adat, para pemangku, tokoh agama, tokoh masyarakat serta keluarga yang melaksanakan rangkaian upacara pengabenan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Erwin Burase menyampaikan apresiasi kepada seluruh krama adat, para pemangku, tokoh agama, tokoh masyarakat dan panitia yang telah bergotong royong sehingga pelaksanaan Pengabenan Massal dapat terlaksana dengan baik.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh krama adat, para pemangku, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta panitia yang telah bergotong royong sehingga pelaksanaan kegiatan keagamaan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, Pengabenan Massal tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan kewajiban keagamaan umat Hindu, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai luhur yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat, seperti gotong royong, kebersamaan, kekeluargaan, kepedulian dan semangat menyama braya.
Ia menilai pelaksanaan Ngerit secara bersama-sama menunjukkan kuatnya semangat masyarakat dalam saling membantu dan meringankan beban satu sama lain. Nilai kebersamaan tersebut dinilai penting untuk terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi muda.
Bupati juga menegaskan kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat kehidupan sosial kemasyarakatan. Kerukunan antarumat beragama dan keharmonisan antarsesama warga menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan Kabupaten Parigi Moutong.
“Parigi Moutong adalah daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, adat istiadat, dan budaya. Keberagaman tersebut hendaknya tidak menjadi pembatas, tetapi justru menjadi kekuatan untuk membangun daerah yang aman, damai, maju, dan sejahtera,” katanya.
Bupati mengajak seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar umat Hindu di Desa Pekraman Adat Pancakerti, untuk terus menjaga persaudaraan, toleransi dan kerukunan antarumat beragama, serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Kepada generasi muda, Bupati berpesan agar senantiasa mengenal, memahami dan melestarikan adat serta budaya yang diwariskan para leluhur. Menurutnya, kemajuan zaman dan perkembangan teknologi hendaknya tidak membuat generasi muda melupakan jati diri.
Sebaliknya, perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat nilai-nilai agama, adat dan budaya. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga terus berupaya memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan penguatan kehidupan sosial masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus berupaya memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan penguatan kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati Erwin Burase berharap seluruh rangkaian Pengabenan Massal (Ngerit) dapat berlangsung lancar, tertib, aman dan penuh rasa kebersamaan.
Ia juga berharap seluruh rangkaian upacara mendapatkan tuntunan dan anugerah dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta memberikan kedamaian bagi seluruh keluarga yang melaksanakan kegiatan.
“Selamat melaksanakan Pengabenan Massal (Ngerit). Semoga seluruh rangkaian upacara berjalan lancar dan senantiasa mendapat rahmat serta tuntunan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....