Pemkab Parigi Moutong Perkuat Komitmen Antikorupsi melalui Pariwara 2026

  • 29 Agt 2026 17:02 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat komitmen dalam membangun budaya integritas dan mendorong pencegahan korupsi melalui partisipasi dalam Pariwara Antikorupsi 2026 yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Pemkab Parigi Moutong mengikuti Sosialisasi Teknis Pendaftaran dan Pelaporan Pariwara Antikorupsi 2026 melalui Zoom Meeting, Jumat 28 Agustus 2026, bertempat di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Parigi Moutong.

Sosialisasi tersebut membahas berbagai teknis pelaksanaan, mulai dari materi kampanye, mekanisme pendaftaran, alur pelaporan hingga pemanfaatan media. Kampanye Pariwara Antikorupsi 2026 dilaksanakan dengan masa minimal tiga bulan dalam periode April hingga September 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, bersama jajaran perangkat daerah turut mengikuti sosialisasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam Pariwara Antikorupsi menjadi bagian dari komitmen bersama untuk terus memperkuat budaya integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Partisipasi kita dalam Pariwara Antikorupsi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk terus membangun pemerintahan yang berintegritas. Pencegahan korupsi membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah dan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja,” ujar Zulfinasran.

Dalam mendukung pelaksanaan program tersebut, Pemkab Parigi Moutong melibatkan lintas perangkat daerah, antara lain Inspektorat Daerah, BPKAD, Bapperida, Disdukcapil, Bapenda, DPMPTSP, Diskominfo, Dinas PUPRP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, BKPSDM, Kesbangpol, Bagian Pemerintahan Umum serta Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda Kabupaten Parigi Moutong.

Zulfinasran berharap keterlibatan seluruh perangkat daerah dapat memperkuat koordinasi dalam menyukseskan kampanye antikorupsi sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Melalui keterlibatan lintas sektor, kita ingin menjadikan semangat antikorupsi sebagai gerakan bersama. Tidak hanya dalam pelaksanaan program pemerintahan, tetapi juga dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah yang bersih, transparan dan akuntabel,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda sosialisasi dan pelaporan, tetapi mampu mendorong penerapan nilai-nilai integritas secara nyata dalam pelayanan publik dan seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan.

Melalui Pariwara Antikorupsi 2026, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen terus mendukung upaya pencegahan korupsi, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada pelayanan kepada Masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....