Gelar Pelatihan Membatik Ecoprint, Diskarpus Palu Tingkatkan Keterampilan Warga

  • 28 Agt 2026 15:23 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu menggelar pelatihan membatik ecoprint sebagai bagian dari Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Layanan Perpustakaan Kota Palu, Jumat, 28 Agustus 2026.

Pelatihan yang mengusung tema “Merdeka Berkarya, Berbudaya, dan Berdaya Melalui Seni Ecoprint” itu dilaksanakan selama dua hari, 28 hingga 29 Agustus 2026. Sekitar 20 peserta mengikuti kegiatan tersebut dalam upaya meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha berbasis ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu, Asharrini Mastura, mengatakan TPBIS merupakan program prioritas nasional yang mendorong perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang belajar dan pemberdayaan masyarakat.

“TPBIS merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk memperkuat peran dan fungsi perpustakaan umum melalui peningkatan kualitas layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Asharrini, program tersebut telah dijalankan sejak 2018 dan terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan yang menggabungkan literasi dengan peningkatan keterampilan masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan ecoprint yang memanfaatkan bahan-bahan alami sebagai media berkarya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan dengan teknik pembuatan motif pada kain menggunakan daun, bunga, dan ranting. Selain mendapatkan materi, peserta juga mempraktikkan langsung teknik ecoprint pada kain rayon dan kain katun.

“Kain rayon dan kain katun nanti akan diproses menjadi sebuah karya yang memiliki nilai seni dan nilai ekonomi,” katanya.

Asharrini menilai keterampilan ecoprint memiliki prospek yang cukup baik untuk dikembangkan menjadi usaha kreatif. Menurutnya, produk ecoprint memiliki nilai jual yang dapat memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat mendorong peserta untuk mengembangkan kreativitas dengan memanfaatkan potensi alam yang ada di sekitar mereka. Selain itu, hasil pelatihan diharapkan dapat menjadi produk yang bernilai ekonomi dan mendukung tumbuhnya usaha kreatif berbasis lokal.

Melalui program TPBIS, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu berupaya menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang inklusif dan produktif. Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga menjadi tempat masyarakat memperoleh keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

Pelatihan ecoprint tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Palu dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui literasi berbasis keterampilan sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....