Karhutla di Gunung Barako Palu, Prajurit TNI Siaga
- 24 Agt 2026 07:01 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Prajurit Kodam XXIII/Palaka Wira bersama personel gabungan, Sabtu, 22 Agustus 2026, bergerak cepat melakukan upaya pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung Barako, Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Kebakaran diketahui sekitar pukul 16.00 Wita. Api membakar lahan pegunungan yang berada dalam kondisi kering dan berpotensi meluas akibat tiupan angin serta cuaca panas.
Menyikapi kejadian tersebut, personel Kodam XXIII/Palaka Wira bersama personel Brimob Polda Sulteng dan unsur terkait segera melakukan tindakan pemadaman secara bersama-sama. Dengan menggunakan peralatan yang tersedia, para prajurit terus berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke wilayah lainnya.
Berkat respons cepat dan kerja sama personel gabungan, kobaran api berhasil dipadamkan. Selanjutnya, pemantauan terus dilakukan hingga malam hari, untuk memastikan tidak muncul kembali titik api.
Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Minggu, 23 Agustus 2026, mengatakan langkah cepat prajurit TNI AD bersama personel gabungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana Karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan lahan yang mudah terbakar. Ditambahkan pihaknya juga memantau perkembangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Barako, Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
“Pemantauan kami lakukan menggunakan drone yang dioperasionalkan oleh Personel Topografi Kodam XXIII/PW untuk mengetahui kondisi titik-titik api yang masih berpotensi muncul dan meluas. Dari pemantauan tersebut, kami memastikan upaya penanganan dan kesiapsiagaan personel berjalan secara optimal,” jelas Pangdam.
Selain melakukan pemantauan udara, sejumlah prajurit Kodam XXIII/Palaka Wira disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi perkembangan Karhutla. Personel bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan serta mengambil langkah cepat apabila ditemukan titik api baru.
Selain itu, Pangdam juga menyiagakan seluruh kendaraan pemadam kebakaran di jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira, khusus dilokasi ini 1 unit pemadam kebakaran disiagakan. Kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari upaya Kodam XXIII/Palaka Wira dalam membantu pemerintah daerah dalam penanganan Karhutla. Pangdam menekankan pentingnya kecepatan dalam mendeteksi dan menangani setiap titik api, mengingat kondisi angin dan medan di kawasan perbukitan dapat menyebabkan bara api kembali muncul.
“Kodam XXIII/Palaka Wira berkomitmen untuk terus mendukung upaya penanganan Karhutla di wilayah Sulteng dan Sulbar dengan melakukan pemantauan udara menggunakan drone dan kesiapsiagaan personel,” ujarnya.

Pangdam juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, seperti bakar-bakar lahan perluasan kebun, sampah berupan daun-daun dan lainnya. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api agar dapat ditangani dengan cepat dan mencegah kebakaran meluas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....