Program PISN UNTAD Pamerkan Batik Banava Berteknologi Digital
- 25 Agt 2026 06:52 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Program Inovasi Seni Nusantara atau PISN Universitas Tadulako (UNTAD) menutup rangkaian program tahun 2026 melalui Pameran Batik Banava 01 dalam kegiatan Posalia Sulteng Digifest, 11 hingga 17 Agustus 2026.
Pameran tersebut tidak hanya menampilkan karya batik sebagai bagian dari kekayaan budaya Sulawesi Tengah, tetapi juga memperkenalkan pemanfaatan teknologi Virtual Reality atau VR untuk menghadirkan pengalaman pameran dalam ruang digital.
Pameran Batik Banava 01 sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil program Batik Banava Goes to School yang sebelumnya dilaksanakan Tim PISN UNTAD. Program tersebut memberikan edukasi mengenai batik kepada lingkungan sekolah dengan memadukan seni, budaya, pendidikan, dan teknologi.
Ketua Tim PISN UNTAD, Kadek Hariana, M.Pd., mengatakan pemanfaatan teknologi dalam program tersebut menjadi salah satu upaya untuk membuat pelestarian budaya lebih relevan dengan perkembangan zaman.
“Program ini menjadi bagian dari komitmen PISN UNTAD untuk mendorong pelestarian seni dan budaya Sulawesi Tengah melalui pendekatan yang lebih kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Kadek.
Melalui teknologi VR, masyarakat nantinya dapat mengenal karya dan produk Batik Banava melalui pengalaman virtual tanpa harus berada secara langsung di lokasi pameran. Teknologi tersebut sekaligus menjadi bagian dari eksplorasi pengembangan Batik Banava di tengah perkembangan ekosistem digital.
| Baca juga: Untad Siap Gelar Wisuda ke-137 dan ke-138 |
Rangkaian kegiatan Batik Banava Goes to School hingga Pameran Batik Banava 01 menjadi bagian dari perjalanan PISN UNTAD dalam memperkenalkan batik kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Asisten Tim PISN UNTAD, Riska Efendi, berharap program tersebut dapat terus dikembangkan setelah rangkaian kegiatan tahun 2026 berakhir. Menurutnya, pengalaman selama pelaksanaan program dapat menjadi dasar untuk membuka kolaborasi lebih luas antara perguruan tinggi, sekolah, pelaku seni, masyarakat, dan generasi muda.
Pengembangan Batik Banava diharapkan tidak hanya memperkuat pengenalan budaya lokal, tetapi juga membuka peluang pemanfaatannya dalam bidang pendidikan, ekonomi kreatif, dan teknologi.
Melalui perpaduan seni tradisi dan teknologi digital, PISN UNTAD mendorong agar warisan budaya Sulawesi Tengah tidak hanya dipertahankan, tetapi juga terus dikembangkan sesuai kebutuhan dan perkembangan generasi saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....