Gubernur Sulteng Apresiasi Kondusifitas dan Semangat Masyarakat HUT Ke-81 RI

  • 18 Agt 2026 21:33 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyebut peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum kebahagiaan bagi masyarakat sekaligus refleksi atas pembangunan dan kondisi keamanan di Sulawesi Tengah yang terus berjalan.

Anwar Hafid mengatakan, secara umum pelaksanaan peringatan kemerdekaan berlangsung meriah. Antusiasme masyarakat terlihat dari berkibarnya bendera Merah Putih di berbagai wilayah Sulawesi Tengah.

“Alhamdulillah, kita baru saja selesai melaksanakan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Bagi masyarakat Sulawesi Tengah menjadi sebuah kebahagiaan besar karena di dalam alam kemerdekaan ini pembangunan terus berjalan dan situasi keamanan kondusif,” ujarnya seusai upacara peringatan HUT Ke-81 RI di Lapangan Kantor Gubernur, Senin 17 Agustus 2026.

Meski demikian, Gubernur mengingatkan masih terdapat sejumlah kondisi yang perlu menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat, terutama memasuki musim kemarau. Beberapa wilayah dilaporkan mengalami kebakaran hutan, sementara di daerah lain juga terjadi banjir, termasuk di Kabupaten Parigi Moutong.

Terkait gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang terjadi di Kabupaten Parigi Moutong, Anwar Hafid mengatakan pemerintah telah melakukan pengecekan langsung di wilayah Sidoan. Dari hasil pengecekan, ditemukan sejumlah rumah mengalami keretakan dan terdapat rumah tua yang roboh.

“Di daerah Sidoan ada beberapa rumah yang retak-retak, kemudian ada juga rumah tua yang jatuh. Kemudian ada satu yang meninggal. Pada saat kejadian, setelah diteliti secara medis katanya ada serangan jantung,” jelasnya.

Anwar Hafid menambahkan, pemerintah daerah bersama aparat dan jajaran terkait telah melakukan penanganan terhadap masyarakat yang terdampak gempa. Koordinasi dilakukan mulai dari pemerintah desa, kecamatan hingga Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Menurutnya, kondisi di wilayah terdampak saat ini masih terkendali sehingga Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah belum menetapkan status darurat bencana.

“Kita belum menetapkan itu karena situasinya masih terkendali,” tegas Anwar Hafid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....