Hadirkan Siaran HUT ke-81 yang Inklusif, Pemkot Palu Libatkan Juru Bahasa Isyarat

  • 18 Agt 2026 14:24 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu untuk pertama kalinya melibatkan juru bahasa isyarat dalam live streaming upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Palu menghadirkan layanan informasi publik yang inklusif bagi seluruh masyarakat, termasuk masyarakat Tuli.

Pelibatan juru bahasa isyarat dilakukan saat live streaming upacara pengibaran Bendera Merah Putih di halaman Kantor Wali Kota Palu, Senin, 17 Agustus 2026. Juru bahasa isyarat Kania Widjajadi menerjemahkan informasi dan rangkaian kegiatan upacara melalui siaran langsung Pemerintah Kota Palu.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kota Palu, Moh. Akhir Armansyah, mengatakan pelibatan juru bahasa isyarat merupakan langkah penting dalam memperluas akses informasi pemerintahan. Menurutnya, seluruh masyarakat harus memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh informasi mengenai program dan kegiatan pemerintah daerah.

“Ini untuk pertama kalinya kita melibatkan juru bahasa isyarat dalam proses live streaming pelaksanaan upacara HUT ke-81 Republik Indonesia. Ini merupakan bentuk komitmen kami agar informasi yang disampaikan Pemerintah Kota Palu dapat diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk Teman Tuli,” ujar Akhir saat diwawancarai, Selasa, 18 Agustus 2026.

Akhir menjelaskan, komitmen terhadap penyediaan informasi publik yang inklusif telah mulai diterapkan Pemkot Palu sejak awal 2026. Kania Widjajadi juga telah dilibatkan dalam berbagai konten video yang diproduksi Pemerintah Kota Palu.

“Sejak awal tahun 2026, kami sudah melibatkan Kania Widjajadi dalam setiap konten video yang dihasilkan Pemerintah Kota Palu. Jadi, bukan hanya pada momentum tertentu, tetapi memang kita dorong agar setiap informasi yang disampaikan melalui konten video bisa lebih mudah diakses oleh Teman Tuli,” jelasnya.

Menurut Akhir, penerjemahan bahasa isyarat dalam konten pemerintah merupakan bagian dari transformasi komunikasi publik yang terus dikembangkan. Upaya tersebut diharapkan membuat informasi mengenai program, kebijakan, kegiatan, dan agenda pemerintah dapat diterima masyarakat Tuli secara lebih mudah dan setara.

Ia menegaskan, Pemkot Palu akan terus mendorong penyampaian informasi publik yang semakin inklusif. Pemerintah juga berupaya memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh informasi karena hambatan dalam mengakses komunikasi.

“Harapannya, ke depan seluruh informasi publik yang disampaikan melalui media Pemerintah Kota Palu semakin inklusif. Kita ingin tidak ada masyarakat yang merasa tertinggal atau kesulitan mendapatkan informasi hanya karena adanya keterbatasan dalam mengakses komunikasi,” katanya.

Pelibatan juru bahasa isyarat dalam live streaming menjadi salah satu bentuk penguatan tata kelola komunikasi publik Pemkot Palu. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi sekaligus mewujudkan pelayanan pemerintah yang lebih inklusif dan ramah bagi seluruh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....