Mahasiswa UGM Soroti Sampah di Pesisir Balaesang
- 13 Agt 2026 14:45 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu -Program KKN PPM Temu Balaesang 2026 Universitas Gadjah Mada Yogyakarta turut menyoroti persoalan sampah yang ditemukan di sejumlah kawasan pesisir Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Koordinator Mahasiswa Klaster Saintek, Raafi Arrizal Syahid, mengatakan persoalan sampah menjadi salah satu hal yang menarik perhatian mahasiswa ketika melihat langsung kondisi pantai di wilayah tersebut.
“Ketika datang, kami membayangkan pantainya putih, indah, dan sunset-nya bagus. Tetapi salah satu masalahnya adalah sampah,” ujar Raafi kepada RRI Rabu 12 Agustus 2026.
Hal serupa disampaikan Koordinator Mahasiswa Unit, Rizky Prasetya. Ia mengatakan, sejumlah pantai di Balaesang memiliki pasir yang sangat halus dan putih, namun keindahan tersebut masih terganggu oleh keberadaan sampah.
Menurut Rizky, sampah yang ditemukan tidak seluruhnya berasal dari aktivitas masyarakat setempat. Sebagian sampah diduga terbawa arus laut dan ditemukan dalam jumlah cukup banyak di kawasan pesisir.
Mahasiswa KKN PPM Temu Balaesang 2026 kemudian melakukan kegiatan clean up pantai sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengajak masyarakat menjaga kebersihan kawasan pesisir.
Koordinator Humas dan Publikasi, Husna Nurul Farida, mengatakan kegiatan mahasiswa selama berada di Balaesang juga mendapat respons positif dari masyarakat. Dokumentasi berbagai kegiatan tersebut dipublikasikan melalui media sosial KKN sebagai sarana berbagi informasi sekaligus memperkenalkan potensi dan persoalan yang ada di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan KKN PPM Temu Balaesang 2026, mahasiswa UGM berharap program yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong kepedulian bersama terhadap pengembangan sumber daya manusia dan kelestarian lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....