Perkuat Layanan Pendidikan, Rektor Lantik 53 PNS Lingkup Untad
- 12 Agt 2026 18:10 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Universitas Tadulako (Untad) menggelar upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Penyerahan Surat Keputusan bagi 53 CPNS yang resmi diangkat menjadi PNS. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026, bertempat di Media Center Lantai 2 Universitas Tadulako.
Momen ini menjadi tonggak sejarah penting bagi para pegawai yang sebelumnya berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), setelah melalui masa percobaan serta pemenuhan berbagai persyaratan administratif dan kualifikasi kinerja hingga akhirnya resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh di lingkungan Untad. Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengingatkan tanggung jawab besar yang kini diemban oleh para pegawai baru.
"Pelantikan atau pengambilan sumpah ini bukan hanya sekadar kegiatan administratif, tetapi bagi kami ini merupakan awal dari pengabdian yang lebih besar kepada bangsa, negara, dan khususnya bagi Universitas Tadulako. Tadi kita sudah bersama-sama mengambil sumpah dan janji, ini merupakan sebuah ikrar kita kepada Yang Maha Kuasa tentang bagaimana kita diikat secara moral, etika, dan profesional sesuai bidang keahlian masing-masing," ujar Prof. Amar.
Rektor juga menekankan pentingnya menjaga loyalitas dan kehati-hatian dalam menyikapi arus informasi di era digital, khususnya terkait dengan etika dalam bermedia sosial. Ditambahkan dengan sistem informasi yang begitu terbuka melalui media sosial, PNS diminta harus lebih bijak dan berhati-hati dalam memberikan komentar atau menyebarkan berita yang belum diyakini kebenarannya.
“Karena kita sudah mengambil posisi sebagai abdi negara, maka mau tidak mau kita harus tunduk dan patuh pada aturan serta pandai menyaring informasi," tegasnya.
Selain itu, pimpinan universitas menggarisbawahi pentingnya menginternalisasi core values ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, di mana dosen memegang peranan krusial sebagai ujung tombak pelayanan akademik. Hal ini jelas Rektor dikarenakan ujung tombak pelayanan itu ada di dosen dan dosen wali.
“Masalah kedisiplinan dalam melaksanakan tugas, seperti ketepatan waktu penginputan nilai melalui aplikasi layanan kita. Bangun budaya untuk melayani secara cepat, tepat, ramah, transparan, dan solutif. Kita harus membiasakan diri beradaptasi dengan sistem dan teknologi yang ada," tambahnya.

Menutup arahannya, Prof. Amar mendorong para PNS baru untuk tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kapasitas diri, terutama dalam hal penguasaan bahasa dan kelanjutan studi ke jenjang S3 di luar negeri. Selain itu seluruh PNS baru juga diharapkan dapat menjadi agent of change dan agent of innovation untuk masa depan Untad yang lebih baik.
"PNS harus terus meningkatkan kompetensi, kapasitas, dan kualitas diri. Bagi PNS baru yang belum S3, kita dorong dan haruskan mengambil pendidikan lanjutan di luar negeri. Kita juga telah menyiapkan fasilitas pendukung seperti peningkatan bahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya," pungkas Rektor.
Adapun rincian 53 PNS yang dilantik tersebar di berbagai unit kerja, meliputi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (14 orang), Fakultas Hukum (11 orang), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (11 orang), Fakultas Kedokteran (4 orang), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (4 orang), Fakultas Teknik (3 orang), Fakultas Peternakan dan Perikanan (2 orang), Fakultas Kesehatan Masyarakat (2 orang), serta Fakultas Pertanian (2 orang).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....