Kanwil Ditjenpas Sulteng Buka Ruang Belajar bagi 11 Peserta Magang Nasional
- 12 Agt 2026 12:38 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Sebanyak 11 peserta Magang Nasional Batch 1 Angkatan 2 dari Kementerian Ketenagakerjaan mulai menjalani program magang di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng).
Kehadiran para peserta ditandai dengan penandatanganan perjanjian kontrak dan pengalungan tanda pengenal yang dipimpin Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Herman Mulawarman, saat apel pagi, Rabu 12 Agustus 2026.
Herman meminta peserta memanfaatkan program tersebut tidak hanya untuk memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, serta memahami tanggung jawab dalam sebuah organisasi.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar. Jangan hanya melihat apa yang dikerjakan, tetapi pahami proses, tanggung jawab, kedisiplinan, dan bagaimana sebuah organisasi bekerja. Pengalaman yang kalian dapatkan di sini harus menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja ke depan,” ujar Herman.
Menurut Herman, keberadaan peserta magang juga menjadi kesempatan bagi jajaran Kanwil Ditjenpas Sulteng untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Karena itu, para pembimbing diminta memberikan pendampingan secara optimal agar proses magang dapat memberikan pemahaman mengenai pekerjaan sekaligus etika dan budaya kerja.
Ia juga mengapresiasi seluruh panitia dan jajaran yang telah mempersiapkan pelaksanaan program Magang Nasional di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulteng.
“Terima kasih kepada seluruh panitia pelaksanaan penerimaan peserta magang, khususnya di Kanwil Ditjenpas Sulteng. Saya berharap para peserta mendapatkan pengalaman yang baik dan jajaran dapat memberikan pendampingan seoptimal mungkin,” katanya.
Herman menjelaskan, pengalaman di lingkungan Pemasyarakatan juga memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk memahami bahwa tugas Pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan, tetapi mencakup pelayanan publik, pembinaan, pembimbingan, hingga reintegrasi sosial.
Dalam kesempatan yang sama, Herman juga menyampaikan apresiasi kepada Dany Hilmi Amrullah, Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Pertama Kanwil Ditjenpas Sulteng, yang melanjutkan tugas di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Herman berpesan agar pengalaman selama bertugas di Sulawesi Tengah menjadi bekal untuk memberikan kontribusi lebih luas di tempat tugas yang baru.
“Perpindahan tugas merupakan bagian dari perjalanan pengabdian. Di mana pun ditempatkan, tetap jaga integritas, profesionalitas, dan nama baik organisasi. Bawa pengalaman yang baik dari Sulawesi Tengah untuk memberikan kontribusi yang lebih besar di tempat tugas yang baru,” pesan Herman.
Sementara itu, salah satu peserta magang, Luh Gede Sri Kesumasari, mengatakan dirinya bersama peserta lainnya akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap pengetahuan dan pengalaman sebanyak mungkin dari lingkungan kerja Pemasyarakatan.
“Kami berkomitmen mengikuti proses magang dengan sungguh-sungguh, belajar dari para pegawai, memahami tugas dan budaya kerja di Kanwil Ditjenpas Sulteng, serta membawa ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan sebagai bekal untuk masa depan,” ujar Luh Gede.
Program Magang Nasional tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda sekaligus memperkuat budaya berbagi pengetahuan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulteng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....