Posalia Sulteng Digifest, Penguatan Transaksi Berbasis Digital Bagi UMKM

  • 12 Agt 2026 07:14 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Ditengah kondisi ekonomi yang cukup sulit untuk terus bertumbuh, Bank Indonesia kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, diantaranya Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah yang menggelar Posalia Sulteng Digifest. Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman, Selasa, 11 Agustus 2026, mengatakan kegiatan Posalia Sulteng Digifest dengan tema Ekonomi daerah dan Digitalisasi untuk pertumbuhan berkelanjutan merupakan bagian dari mengembangkan dan memaksimalkan potensi ekonomi yang dimiliki daerah untuk mendorong percepatan pembangunan melalui penguatan ekonomi. Menurutnya ditengah dinamika ekonomi saat ini, seluruh daerah diharapkan dapat terus menjaga pertumbuhan ekonominya tetap positif.

“hari ini sangat penting karena kita menyaksikan suatu momen di mana Provinsi Sulteng ini sedang melakukan upaya diversifikasi pertumbuhan ekonomi. Tidak saja dilakukan melalui pertumbuhan ekonomi dari sektor pertambangan, tapi juga bagaimana menjaga daya tahannya. Di tengah terjadinya dinamika pertumbuhan ekonomi global yang terus naik turun kemampuan kita untuk menjaga pertumbuhan domestik kita menjadi sangat penting,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dokter Reny A. Lamadjido mengatakan kegiatan Posalia Sulteng Digifest yang dilaksanakan selama sepekan dengan melibatkan berbagai pelaku usaha di daerah menjadi bagian kontribusi nyata Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah. Menurutnya semakin banyaknya pelaku usaha yang melakukan transaksi berbasis digital tidak hanya berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah tetapi juga mampu memperkuat keberadaan pelaku usaha untuk bersaing dengan pelaku usaha dari luar Sulawesi Tengah.

“Digitalisasi sistem pembayaran juga dapat membantu pelaku UMKM mencatat transaksi dengan lebih baik memperluas akses pasar serta membuka peluang untuk memperoleh layanan keuangan yang lebih besar. Karena itu saya mengajak seluruh pelaku usaha di Sulawesi Tengah untuk terus meningkatkan kemampuan dalam meningkatkan teknologi keuangan. Kita ingin membangun ekonomi digital yang yang cepat tetapi aman, tetap modern dan juga inklusif,” terang Wagub.

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Muhammad Irfan Sukarna, mengatakan digitalisasi dalam berbagai kegiatan transaksi di era teknologi saat ini menjadi keharusan bagi seluruh pelaku usaha tak terkecuali pelaku usaha UMKM. Menyadari hal ini dirinya berharap berbagai inovasi terus dilakukan seluruh pelaku usaha di Sulawesi Tengah dalam mengembangkan produknya sehingga semakin diminati pasar.

“Jadi kita ingin mengakselerasi ekonomi daerah antara lain UMKM dengan digitalisasi lewat berbagai program pemberdayaan UMKM, showcasing UMKM, pembiayaan UMKM lewat perbankan . Nge-boost dari aspek pembiayaan untuk UMKM baik di dalam negeri maupun kita nge-boost untuk ekspor. Digitalisasi kita ingin QR Pay bisa semakin meluas,” katanya.

Kegiatan Posalia Sulteng Digifest 2026 melibatkan sekitar 39 UMKM yang menjual berbagai produk unggulannya melalui pameran UMKM yang dipusatkan di Palu Grand Mall. Selain itu berbagai rangkaian kegiatan juga digelar diantaranya Seminar Artificial Intelligence, Digital Payments, and Innovations Posalia Sulteng Digifest 2026, Seminar dan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Sulawesi Tengah, serta panggung hiburan yang terbuka bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....