Haul Kelima Habib Saggaf, Gubernur Sulteng: Ilmu Harus Jadi Panglima Kehidupan
- 10 Agt 2026 14:16 WIB
- Palu
Poin Utama
- Ribuan jamaah hadir pada acara Haul ke-5 Alhabib Saggaf bin Muhammad Aljufri di Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo, Sigi pada Sabtu 8 Agustus 2026.
- Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengajak pencinta dan murid Alhabib Saggaf untuk terus melanjutkan perjuangan yang telah dimulai.
- Acara ini menjadi momentum untuk meneladani nilai-nilai dan warisan spiritual yang telah ditinggalkan oleh ulama kharismatik tersebut kepada generasi mendatang.
RRI.CO.ID, Sigi - Ribuan jamaah memadati Kompleks Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo, Sabtu 8 Agustus 2026. Mereka hadir untuk memperingati Haul ke-5 Alhabib Saggaf bin Muhammad Aljufri.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam sambutannya mengajak seluruh pencinta dan murid Habib Saggaf untuk terus melanjutkan perjuangan. Sekaligus, meneladani nilai-nilai yang telah diwariskan ulama kharismatik tersebut.
Menurutnya, salah satu warisan terbesar Habib Saggaf adalah keteladanan dalam menempatkan ilmu sebagai landasan utama kehidupan. Gubernur pun menyebut, Habib Saggaf telah memberikan contoh betapa ilmu menjadi panglima bagi kehidupan manusia.
"Mari kita jadikan ilmu sebagai panglima untuk melakukan perubahan besar dalam kehidupan, termasuk membawa daerah yang kita cintai ini ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, Gubernur juga mengenang pertemuan pertamanya dengan Habib Saggaf ketika dirinya bersilaturahmi sebelum mencalonkan diri sebagai Bupati Morowali.
Ia mengungkapkan, saat itu datang dengan maksud meminta doa, namun belum sempat menyampaikannya. Di kesempatan tersebut, Habib Saggaf justru memberikan pesan untuk mengurus Alkhairaat setelahnya.
Pesan tersebut, ucap Gubernur, kemudian menjadi kenangan yang sangat membekas. Ia menilai Habib Saggaf adalah sosok yang berpikiran moderat dan memiliki perhatian besar terhadap ilmu pengetahuan, pendidikan, pemerintahan, serta pembangunan daerah.
“Habib Saggaf telah meninggalkan kita, tapi beliau masih terus ada dalam kehidupan kita melalui ilmu, nasihat, dan perjuangan yang beliau wariskan,” katanya.
Gubernur pun mengajak seluruh pihak untuk bergandengan tangan memperkuat Alkhairaat, agar semakin maju dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi bangsa.
“Mudah-mudahan dengan dukungan pemerintah, dunia usaha dan seluruh masyarakat, Alkhairaat menjadi kekuatan besar bagi Republik Indonesia,” tutur Gubernur.
Haul tersebut turut dihadiri Ketua Umum PB Alkhairaat, H.S. Mohsen Aliydrus, Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, para habaib, dan ulama. Termasuk Forkopimda, kepala OPD lingkup Pemprov Sulteng, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. (KA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....