Festival Literasi Poso 2026 Ditutup, Pemkab Dorong Budaya Gemar Membaca

  • 08 Agt 2026 17:46 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Poso - Festival Literasi Kabupaten Poso Tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Poso yang diwakili Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Poso, Ir. Abdul Kahar Latjare, M.Si., di Gedung Perpustakaan Kabupaten Poso, Kamis 6 Agustus 2026.

Kegiatan penutupan dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Poso, perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Poso beserta jajaran, pimpinan perangkat daerah, kepala sekolah, guru, pegiat literasi, pustakawan, komunitas literasi, peserta, serta tamu undangan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Poso yang dibacakan Asisten II, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, panitia, sponsor, mitra kerja, relawan, dewan juri, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Festival Literasi Poso 2026.

Bupati juga menyampaikan selamat kepada para pemenang berbagai lomba dan mendorong seluruh peserta untuk terus belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi yang dimiliki.

Menurut Bupati, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, berkomunikasi, serta menghasilkan karya yang bermanfaat.

Di tengah perkembangan teknologi digital, masyarakat juga dituntut semakin cakap dalam memilah informasi. Kemampuan mengenali informasi yang benar, menghindari hoaks, serta menggunakan teknologi secara bijaksana dinilai menjadi bagian penting dari penguatan budaya literasi.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong agar budaya literasi dibangun secara bersama melalui keterlibatan perpustakaan, sekolah, keluarga, komunitas, dan masyarakat.

Bupati berharap Festival Literasi Poso tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat gerakan literasi secara berkelanjutan di Kabupaten Poso.

Berbagai kreativitas dan inovasi yang ditampilkan selama festival dinilai menunjukkan besarnya potensi literasi masyarakat yang perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Bupati mengajak masyarakat menjadikan membaca sebagai kebiasaan, menulis sebagai budaya, dan belajar sebagai kebutuhan sepanjang hayat untuk mewujudkan Kabupaten Poso yang semakin maju, cerdas, kreatif, dan berbudaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....