HIMA Arsitektur Untad Bahas PKMAI dan Infrastruktur dengan Wali Kota

  • 05 Agt 2026 16:42 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menerima audiensi Himpunan Mahasiswa Arsitektur Universitas Tadulako (HIMA ART) di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Selasa, 4 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana keikutsertaan mahasiswa dalam Pertemuan Karya Ilmiah Mahasiswa Arsitektur Indonesia (PKMAI) di Makassar serta isu pembangunan infrastruktur Kota Palu.

Perwakilan HIMA ART, Khalid, mengatakan PKMAI merupakan forum nasional yang mempertemukan mahasiswa arsitektur dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk bertukar gagasan, pengalaman, dan membahas perkembangan pendidikan arsitektur.

Menurut Khalid, keikutsertaan mahasiswa Universitas Tadulako dalam PKMAI bertujuan memperluas wawasan akademik sekaligus membangun jejaring dengan mahasiswa dari berbagai daerah. Ia menilai pemerataan kualitas pendidikan arsitektur perlu terus didorong agar mahasiswa di kawasan timur Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

"PKMAI mempertemukan mahasiswa arsitektur dari seluruh Indonesia untuk berdiskusi mengenai pendidikan arsitektur. Kami ingin mendorong pemerataan kualitas pendidikan sehingga mahasiswa di Sulawesi, Papua, maupun daerah lainnya memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang," ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, HIMA ART juga menyampaikan permohonan dukungan kepada Pemerintah Kota Palu untuk keberangkatan delegasi ke Makassar. Selain dukungan moril berupa video ucapan, mahasiswa berharap adanya bantuan yang dapat menunjang keikutsertaan mereka dalam kegiatan tersebut.

Khalid menjelaskan keterbatasan anggaran menjadi tantangan dalam persiapan keberangkatan delegasi. Menurutnya, kondisi tersebut mendorong mahasiswa membangun jejaring dan mencari dukungan dari berbagai pihak agar dapat mengikuti forum nasional tersebut.

Pertemuan juga membahas pembangunan infrastruktur dan ruang publik di Kota Palu. Mahasiswa menyampaikan apresiasi terhadap penataan kawasan Vatulemo yang dinilai telah menjadi ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas.

"Sebagai mahasiswa arsitektur, perhatian kami tentu pada pembangunan infrastruktur. Infrastruktur merupakan wajah sebuah kota, sehingga jika dikelola dengan baik manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Khalid.

HIMA ART berharap pembangunan infrastruktur dan ruang publik di Kota Palu terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat. Audiensi tersebut juga menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia serta pembangunan perkotaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....