Kanwil Kemenag Sulteng Belajar Pengelolaan Madrasah Digital di Kota Malang

  • 04 Agt 2026 15:07 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat implementasi Program Digitalisasi Madrasah Tahun 2026 melalui studi tiru ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang dan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Malang, Jawa Timur pada Selasa 3 Agustus 2026.

Kegiatan yang dipimpin Ketua Tim Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, Muhammad Rusli, ini merupakan tindak lanjut hasil rapat Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama RI terkait penyempurnaan data program digitalisasi madrasah.

Selama kunjungan, rombongan mempelajari berbagai praktik baik dalam pengembangan madrasah digital, mulai dari perencanaan program, penyediaan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi guru, hingga penerapan pembelajaran berbasis teknologi. Diskusi juga dilakukan bersama kepala madrasah dan tim pengelola digitalisasi untuk menggali pengalaman yang dapat diterapkan di madrasah-madrasah Sulawesi Tengah.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Samsudin, menjelaskan bahwa transformasi digital di madrasah harus diawali dengan analisis kebutuhan, penguatan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, digitalisasi tidak hanya diterapkan dalam proses pembelajaran, tetapi juga pada layanan administrasi, pengelolaan data, serta pengembangan inovasi pendidikan tanpa mengesampingkan pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman.

"Digitalisasi di lingkungan madrasah tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan perangkat teknologi di setiap ruang kelas, tetapi juga melalui digitalisasi layanan administrasi, pengelolaan data, serta pengembangan inovasi pembelajaran yang mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan zaman," ujar Samsudin.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), turut mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, prestasi peserta didik, serta memperluas akses terhadap informasi kompetisi, beasiswa, dan pendidikan lanjutan.

Sementara itu, Ketua Tim Sarpras Bidang Penmad Kanwil Kemenag Sulteng, Muhammad Rusli, menilai MAN 2 Kota Malang menjadi salah satu rujukan penting karena berhasil membangun ekosistem digital yang terintegrasi dengan penguatan karakter peserta didik.

"Praktik baik yang diterapkan MAN 2 Kota Malang menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi kami. Pengalaman ini akan menjadi referensi dalam mengembangkan digitalisasi madrasah di Sulawesi Tengah sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing madrasah," kata Muhammad Rusli.

Melalui studi tiru tersebut, Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah berharap implementasi program digitalisasi madrasah di daerah dapat berjalan lebih optimal, sehingga mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan, efektivitas pembelajaran, serta kesiapan madrasah menghadapi perkembangan teknologi di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....