Wabup Parimo Tegaskan Penanganan Penyalahgunaan Narkoba Utamakan Rehabilitasi
- 04 Agt 2026 12:54 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parigi Moutong – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus memperkuat komitmen dalam upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, saat memimpin rapat bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Poso terkait penyampaian hasil pemeriksaan tes narkoba terhadap pelajar, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan sejumlah unsur lainnya di Kabupaten Parigi Moutong.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati, Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin 3 Agustus 2026 dihadiri Kepala BNNK Poso Praditya Mahayana, Konselor Adiksi Ahli Muda, Penata Pemberantasan BNNK Poso, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta instansi terkait.
Dalam pemaparannya, Wakil Bupati Abdul Sahid menyampaikan bahwa pemeriksaan narkoba telah dilakukan terhadap 1.108 peserta. Dari jumlah tersebut, 31 orang terindikasi positif menggunakan zat yang masih memerlukan pemeriksaan lanjutan melalui proses asesmen.
Pihak BNNK Poso menjelaskan bahwa hasil positif pada pemeriksaan awal belum dapat dijadikan dasar untuk menentukan status hukum seseorang. Seluruh peserta yang terindikasi akan menjalani asesmen secara menyeluruh untuk mengetahui tingkat penggunaan, tingkat ketergantungan, serta bentuk penanganan yang paling tepat.
Berdasarkan hasil identifikasi awal, zat yang terdeteksi di antaranya berasal dari golongan methamphetamine serta beberapa jenis zat lain yang masih memerlukan verifikasi laboratorium. Sebagian besar peserta yang terindikasi positif diduga masih berada pada kategori pengguna yang dapat diprioritaskan mengikuti program rehabilitasi.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Abdul Sahid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mendukung penuh langkah BNNK dalam menyelamatkan generasi muda maupun aparatur pemerintah dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
"Yang paling penting adalah bagaimana kita menyelamatkan mereka. Jangan sampai anak-anak kita, para pelajar maupun ASN kehilangan masa depan karena narkoba. Pemerintah daerah siap mendukung proses rehabilitasi sesuai hasil asesmen yang dilakukan oleh BNNK," ujar Abdul Sahid.
Ia menambahkan, rehabilitasi menjadi langkah utama bagi peserta yang memenuhi syarat sesuai ketentuan. Namun, apabila setelah menjalani rehabilitasi seseorang kembali menyalahgunakan narkoba, maka penanganannya akan dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
"Kita mengedepankan pembinaan dan penyembuhan. Tetapi apabila setelah diberikan kesempatan melalui rehabilitasi masih mengulangi perbuatannya, tentu akan ada tindak lanjut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," tegasnya.
Selain itu, Wakil Bupati meminta seluruh kepala perangkat daerah meningkatkan pengawasan terhadap ASN di lingkungan kerjanya masing-masing serta memperkuat sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.
Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan keluarga, sekolah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
Sementara itu, BNNK Poso menjelaskan bahwa hasil asesmen akan menjadi dasar penentuan bentuk rehabilitasi yang akan dijalani peserta yang terindikasi positif. Program rehabilitasi akan dilaksanakan di fasilitas yang telah ditunjuk sesuai hasil asesmen dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
BNNK juga menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini guna mencegah penyalahgunaan narkoba berkembang lebih luas, baik di lingkungan pendidikan maupun pemerintahan.
Menutup rapat, Wakil Bupati Abdul Sahid mengajak seluruh masyarakat menjadikan hasil pemeriksaan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Parigi Moutong untuk menjauhi narkoba. Mari kita saling mengingatkan, menjaga keluarga, lingkungan, sekolah, dan tempat kerja agar daerah kita benar-benar bebas dari penyalahgunaan narkoba. Pencegahan adalah tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....