Kapolda Sulteng Perkuat Mitigasi Karhutla Hadapi Musim Kemarau
- 01 Agt 2026 18:12 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Nasri mengikuti arahan Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo terkait pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Zoom Meeting di Aula Rupatama Mapolda Sulteng, Kamis, 30 Juli 2026. Rapat koordinasi tersebut digelar untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki serta diikuti jajaran Polda Sulawesi Tengah. Kapolresta dan Kapolres se-Sulawesi Tengah mengikuti rapat secara virtual dari masing-masing wilayah.
Rapat koordinasi juga melibatkan kementerian, lembaga, dan instansi terkait, seperti Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, BMKG, BNPB, Basarnas, serta pemerintah daerah. Pertemuan itu menjadi forum penyamaan strategi dalam menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau.
Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan Polri memperkuat langkah mitigasi sejak tahap prabencana sesuai arahan Presiden Republik Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan pencegahan berbasis data, kolaborasi lintas sektor, dan peningkatan kesiapsiagaan personel.
Seluruh jajaran Polri diminta memperbarui pemetaan wilayah rawan Karhutla dan memverifikasi setiap titik panas secara langsung di lapangan. Selain itu, sistem peringatan dini diperkuat serta patroli terpadu dioptimalkan bersama TNI, Manggala Agni, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Pengawasan juga ditingkatkan melalui pemanfaatan command center yang terintegrasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Teknologi seperti drone, kamera pengawas (CCTV), dan sistem informasi kebakaran dimanfaatkan untuk mempercepat deteksi dini dan penanganan sebelum api meluas.
Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol. Achmad Muhaimin mengatakan rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam memperkuat langkah pencegahan Karhutla. Menurutnya, seluruh jajaran Polri telah bergerak melalui patroli terpadu, penguatan deteksi dini, kesiapsiagaan personel, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
"Arahan Presiden menjadi pedoman bagi Polri untuk memperkuat mitigasi sejak dini. Tujuannya mencegah kebakaran sebelum meluas sekaligus mengurangi dampak musim kemarau terhadap masyarakat," ujarnya.
Muhaimin berharap koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar penanganan Karhutla berjalan cepat, tepat, dan terpadu. Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Sulawesi Tengah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....