Kemah Pustaka Budaya Kota Palu 2026 Dorong Pelajar Jadi Agen Literasi di Sekolah

  • 31 Jul 2026 21:02 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kota Palu mendorong pelajar SMP dan MTs se-kota Palu menjadi agen literasi di lingkungan sekolah melalui Kemah Pustaka Budaya 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 itu diikuti 140 peserta dari 10 sekolah di Kota Palu yang terbagi dari 120 siswa dan 20 guru pendamping.

Kemah Pustaka Budaya tahun ini mengusung tema "Menumbuhkan Kreativitas dan Cakap Digital di Kalangan Pelajar". Kegiatan tersebut menjadi wadah penguatan budaya baca sekaligus pengembangan kecakapan digital di kalangan pelajar.

Fungsional Pustakawan Ahli Muda Disakrpus Kota Palu, Endah Rahmawati, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk membentuk pelajar yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu menularkan budaya literasi kepada teman sebaya.

"Kami berharap para peserta tidak hanya meningkatkan kegemaran membaca, tetapi juga menjadi agen literasi di lingkungan sekolah masing-masing," ujarnya.

Selain itu, peserta juga diharapkan memiliki kecakapan digital yang baik agar dapat memanfaatkan teknologi secara positif dalam kegiatan belajar maupun berkarya. Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai agenda seperti lomba drama pendek, parade puisi, pojok literasi, serta aktivitas yang menekankan kerja sama dan komunikasi antarpelajar.

Endah menjelaskan, tahun ini panitia juga menambahkan kategori penghargaan baru dalam lomba drama pendek. Penghargaan tersebut meliputi sutradara terbaik, aktor terbaik, aktris terbaik, artistik terbaik, dan penulis naskah terbaik.

"Penambahan kategori ini kami lakukan untuk memberikan apresiasi lebih luas terhadap kreativitas siswa sekaligus memotivasi mereka untuk terus berkarya," katanya.

Ia menambahkan, Kemah Pustaka Budaya juga menjadi upaya untuk mengimbangi tingginya penggunaan gawai di kalangan pelajar. Menurutnya, kegiatan literasi berbasis kreativitas dapat menjadi alternatif positif bagi siswa.

"Dengan kegiatan ini, kami ingin mengalihkan perhatian siswa dari penggunaan gawai yang berlebihan ke aktivitas yang lebih produktif," ucapnya.

Melalui kegiatan ini, Diskarpus Kota Palu berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki budaya baca, tetapi juga kreatif, kolaboratif, dan cakap dalam memanfaatkan teknologi digital secara bijak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....