Imigrasi Palu Pastikan Kesiapan Penerbangan Internasional Palu–Guangzho
- 31 Jul 2026 10:12 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu memastikan kesiapan pelayanan keimigrasian menjelang dibukanya rute penerbangan internasional Palu–Guangzhou, Tiongkok, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 6 Agustus 2026. Kesiapan tersebut disampaikan usai rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terkait persiapan pembukaan rute internasional di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Kamis 30 Juli 2026.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, mengatakan rapat tersebut bertujuan memastikan kesiapan seluruh instansi yang terlibat dalam pelayanan penerbangan internasional, mulai dari Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, Kesehatan, Otoritas Bandara, hingga maskapai penerbangan.
"Hasil rapat menunjukkan seluruh instansi pada prinsipnya telah siap memberikan pelayanan penerbangan internasional Palu–Guangzhou. Dari pihak Imigrasi, kami siap mendukung pembukaan rute ini, termasuk mengantisipasi proses kedatangan maupun keberangkatan penumpang internasional," ujarnya.
Akmal menjelaskan, Direktorat Jenderal Imigrasi juga telah melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, termasuk kesiapan sistem informasi keimigrasian dan perangkat pemeriksaan lintas negara.
Ia berharap pembukaan rute internasional tersebut dapat mendukung peningkatan investasi dan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Tengah, khususnya dari Tiongkok.
Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Mursalim, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pelayanan keimigrasian siap digunakan.
"Kami sudah melakukan pemasangan sekaligus uji coba perangkat pemeriksaan keimigrasian. Rencananya, pada Senin pekan depan akan dilaksanakan simulasi terakhir sebelum penerbangan perdana dimulai," katanya.
Farid menambahkan, Imigrasi juga telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya penumpang yang masuk dalam daftar pencegahan dan penangkalan (cekal) maupun yang tidak memenuhi persyaratan dokumen perjalanan.
"Apabila terdapat penumpang yang masuk daftar cekal atau dokumennya tidak lengkap, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan. Untuk proses pemulangannya menjadi tanggung jawab maskapai penerbangan," ujarnya.
Rute penerbangan internasional Palu–Guangzhou dijadwalkan beroperasi mulai 6 Agustus 2026 dengan maskapai Garuda Indonesia. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap pembukaan rute tersebut menjadi pintu masuk baru bagi investasi, perdagangan, dan pariwisata di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....