Peringati Hari Mangrove, PT IMIP Sukseskan Aksi Penanaman Bibit Serentak Nasional

  • 28 Jul 2026 10:58 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mendukung aksi penanaman serentak yang digelar oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH). Kegiatan peringatan Hari Mangrove Sedunia ini dipusatkan di Kawasan Ekowisata Mangrove Batu Lumbang dan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Minggu 26 Juli 2026.

PT IMIP mendukung aksi penanaman serentak lebih dari satu juta bibit mangrove di 162 titik yang tersebar di 37 provinsi. Salah satunya di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, dengan penanaman 2.036 bibit mangrove.

Kegiatan pelestarian ini melibatkan perwakilan kementerian, pemerintah daerah, komunitas, hingga ratusan pelajar lintas daerah. Kolaborasi masif tersebut ditujukan untuk memperkuat benteng perlindungan kawasan pesisir Indonesia dari ancaman abrasi.

PT IMIP menilai keterlibatan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), sekaligus mendukung pencapaian target dekarbonisasi nasional. Sejak 2023, perusahaan di kawasan industri IMIP konsisten menjalankan beragam program rehabilitasi mangrove di sejumlah wilayah pesisir.

"Penanaman mangrove menjadi salah satu langkah nyata yang mendukung upaya dekarbonisasi karena kemampuannya menyerap karbon sekaligus menjaga kualitas ekosistem pesisir,” ujar Direktur Environmental and Sustainability PT IMIP, Dermawati S, dalam keterangannya.

Selain mendukung kegiatan nasional, PT IMIP juga memperluas progran rehabilitasi mangrove di sejumlah daerah. Pada 2025, PT IMIP berpartisipasi dalam rehabilitasi kawasan mangrove yang dipusatkan di Pantai Utara Jawa bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan dan digelar di beberapa daerah di Indonesia.

Di Kabupaten Morowali, PT IMIP mengembangkan program konservasi mangrove CSR bersama tenant dan warga lingkar industri Bahodopi. Ke depan, perusahaan merencanakan perluasan rehabilitasi pesisir hingga ke Kecamatan Bungku Pesisir demi memperluas manfaat ekologis.

“Sustainable dan development merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Selain memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab untuk mendukung pembangunan ekonomi, kami juga memiliki tanggung jawab moral untuk melakukan pemulihan dan konservasi lingkungan," tambahnya.

PT IMIP berkomitmen terus memperkuat sinergi bersama pemerintah, akademisi, dan kelompok masyarakat. Kemitraan strategis ini diharapkan mampu menciptakan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....