BKKBN Sulteng: Adujak GenRe Jadi Wadah Cetak Remaja Kreatif dan Agen Perubahan
- 26 Jul 2026 13:36 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Nuryamin, menegaskan bahwa Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (Adujak) GenRe Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 merupakan wadah untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mencetak remaja yang mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri malam puncak Adujak GenRe Sulawesi Tengah 2026 yang digelar di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Sabtu 25 Juli 2026.
Menurut Nuryamin, kegiatan tersebut diikuti perwakilan GenRe dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah yang menampilkan berbagai kreativitas, bakat seni, serta kekayaan budaya lokal sebagai bagian dari proses seleksi menuju ajang tingkat nasional.
"Ini merupakan ajang apresiasi dan kreativitas bagi anak-anak GenRe se-Sulawesi Tengah. Mereka menampilkan bakat, seni, serta membawa nilai-nilai budaya lokal dari daerah masing-masing. Nantinya, peserta terbaik akan mewakili Sulawesi Tengah pada ajang tingkat nasional yang direncanakan berlangsung pada September 2026," ujarnya.
Ia berharap delegasi Sulawesi Tengah mampu kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional melalui prestasi yang membanggakan.
Nuryamin mengapresiasi Forum GenRe Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah yang tetap mampu menyelenggarakan Adujak GenRe meski di tengah keterbatasan anggaran. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan terlaksana berkat kolaborasi dengan berbagai mitra dan sponsor tanpa menggunakan anggaran APBN maupun APBD.
"Saya memberikan apresiasi kepada Forum GenRe Sulawesi Tengah. Kegiatan ini terlaksana berkat kreativitas mereka menggandeng berbagai sponsor sehingga tetap bisa diselenggarakan dengan baik. Bahkan, setahu saya hanya ada dua provinsi yang mampu melaksanakan kegiatan seperti ini secara mandiri, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta dan Sulawesi Tengah," katanya.
Ia menjelaskan, seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah mengirimkan delegasi untuk mengikuti seleksi yang berlangsung selama tiga hari. Selama proses tersebut, peserta menjalani berbagai tahapan penilaian sebelum akhirnya dipilih menjadi finalis terbaik yang akan mewakili Sulawesi Tengah.
Lebih lanjut, Nuryamin menegaskan bahwa tujuan utama Program GenRe bukan sekadar memilih duta, tetapi membentuk remaja yang mampu menjadi teladan bagi teman sebayanya dalam menyuarakan isu-isu penting yang dihadapi generasi muda.
"GenRe memiliki tiga misi utama, yaitu mencegah pernikahan anak atau pernikahan dini, menghindari seks bebas, dan menjauhi penyalahgunaan narkoba. Melalui ajang ini kami berharap mereka menjadi figur teladan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, pendekatan edukasi oleh sesama remaja dinilai lebih efektif karena pesan yang disampaikan lebih mudah diterima oleh kelompok sebaya dibandingkan jika hanya disampaikan oleh orang dewasa.
Di akhir wawancara, Nuryamin berpesan kepada seluruh remaja Sulawesi Tengah agar tetap fokus mengejar cita-cita dan mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.
"Anak-anakku remaja Sulawesi Tengah, lingkungan kita terus berubah dan tantangannya semakin besar. Tetaplah istiqamah mengejar cita-cita, rencanakan masa depan dengan baik, dan jadilah generasi yang mampu menghadapi perubahan serta membawa manfaat bagi masyarakat," pesannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....