Morut Target Raih Predikat Sangat Inovatif pada Penilaian Innovative Government
- 25 Jul 2026 14:35 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Morowali Utara – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara mempercepat pelaporan inovasi daerah melalui kegiatan Desk dan Penginputan Inovasi Daerah ke aplikasi Innovative Government Award (IGA). Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan Indeks Inovasi Daerah (IID) sekaligus menargetkan predikat "Sangat Inovatif" pada penilaian IGA 2026.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 23–24 Juli 2026, di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Morowali Utara. Sebanyak 29 organisasi perangkat daerah mengikuti pendampingan dengan menyiapkan penginputan 68 inovasi ke aplikasi IGA.
Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, melalui sambutan tertulisnya menegaskan inovasi telah menjadi kebutuhan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Menurutnya, pelayanan publik harus terus dikembangkan agar lebih cepat, efektif, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Delis mengatakan capaian inovasi daerah harus terus ditingkatkan melalui keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah. Setiap OPD diminta menciptakan, mendokumentasikan, dan melaporkan inovasi yang telah dilaksanakan.
"Tahun 2025 Kabupaten Morowali Utara berhasil meraih predikat Inovatif dari Kementerian Dalam Negeri dengan nilai Indeks Inovasi Daerah sebesar 46,13. Tahun ini kita berupaya meningkatkannya menjadi Sangat Inovatif," ujarnya.
Bupati memberikan perhatian khusus kepada perangkat daerah yang menangani Standar Pelayanan Minimal (SPM). Menurutnya, inovasi pada sektor pendidikan, kesehatan, sosial, pekerjaan umum, perumahan, serta ketenteraman dan perlindungan masyarakat menjadi syarat penting dalam penilaian IGA.
Ia mengingatkan banyaknya inovasi yang dimiliki pemerintah daerah tidak akan memberikan nilai maksimal apabila inovasi pada sektor pelayanan dasar belum terpenuhi. Karena itu, perangkat daerah pengampu SPM diminta memprioritaskan pelaporan inovasi tersebut.
Selain jumlah inovasi, Delis menilai kelengkapan dokumen, kualitas data, bukti implementasi, tingkat kematangan inovasi, dan dampaknya juga menjadi faktor penentu dalam penilaian. Ia meminta seluruh perangkat daerah memanfaatkan waktu pelaporan yang berlangsung hingga 7 Agustus 2026 secara optimal.
"Semakin cepat dan semakin baik kualitas pelaporan yang kita lakukan, semakin besar peluang Kabupaten Morowali Utara meningkatkan capaian Indeks Inovasi Daerah serta memperoleh hasil yang membanggakan pada penilaian Innovative Government Award," katanya.
Menurut Delis, keberhasilan meraih predikat "Sangat Inovatif" tidak hanya menjadi kebanggaan daerah. Capaian tersebut juga berpotensi membuka peluang memperoleh insentif fiskal dari pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Bappelitbangda Morowali Utara terus melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi kepada seluruh perangkat daerah. Pendampingan dilakukan agar seluruh inovasi yang memenuhi syarat dapat terdaftar dalam aplikasi IGA sebelum batas akhir pelaporan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara berharap budaya inovasi semakin berkembang di seluruh perangkat daerah. Upaya itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat daya saing daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....