Rektor Pastikan Kegiatan PKKMB Untad Bebas Aksi Perploncoan
- 24 Jul 2026 15:56 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Sebelum memasuki masa perkuliahan, seluruh mahasiswa baru Untad yang diterima melalui 3 jalur penerimaan yakni SNBP, SNBT dan Jalur Mandiri, mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru-PKKMB. Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN., Eng., saat membuka kegiatan PKKMB, Jumat, 24 Juli 2026, mengatakan kegiatan PKKMB menjadi momen bagi mahasiswa baru untuk mengetahui seperti apa proses dan tahapan yang akan dilalui selama kuliah mulai dari pengurusan KRS hingga selesainya masa studi di Untad.
Momen ini juga menjadi peluang bagi Untad dalam menekankan pentingnya menyelesaikan studi tepat waktu bagi mahasiswa sehingga tidak menjadi mahasiswa yang di drop out karena tidak mampu menyelesaikan masa studi sesuai dengan batas waktu yang ditentukan. Sementara terkait dengan antisipasi adanya aksi kekerasan selama proses PKKMB, Rektor menegaskan tidak ada aksi perploncoan, dan pihaknya siap menindak tegas pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan terhadap mahasiswa baru.
“Jadi komitmen bersama yang kita bangun melalui fakta integritas dan semua kita sudah sampaikan kepada pemateri maupun panitia-panitia yang melaksanakan ini kita upayakan ini jangan ada lagi tindakan kekerasan dan pepeloncoan. Ini kita betul-betul menjaga marwah sebagai seorang mahasiswa yang betul-betul diberikan pemahaman, pengertian, bagaimana tindakan mereka nanti mulai masuk di Universitas Hadad Lako dan seterusnya nanti bagaimana mereka akan menjalani proses pendidikan selama Universitas Tadulako,” jelasnya.
Ditengah upaya Untad dalam menjamin tidak adanya tindak kekerasan dan perploncoan selama pelaksanaan PKKMB baik tingkat Universitas maupun Fakultas. Rektor Untad himbau seluruh mahasiswa baru yang mengalami tindakan kekerasan dapat segera melapor kepada dewan pengawas atau dosen yang ada untuk ditindaklanjuti.
“Bila ada ditemukan hal-hal yang tidak terpuji seperti itu, tolong segera dilaporkan ke panitia, kepada kami, dan lain sebagainya agar kita bisa ambil tindakan yang tegas. Jangan lagi ada perpeloncoan atau tindakan kekerasan yang dilakukan kepada mahasiswa kita. Ini menjadi komitmen kita dan kita tuangkan di pakta integritas yang dilakukan antara orang tua dan mahasiswa,”himbau Rektor.
Sementara terkait dengan pengawasan terhadap kegiatan penerimaan mahasiswa baru dalam kelembagaan mahasiswa dilingkup Untad, Rektor menjelaskan semuanya tetap harus mendapat ijin dari Rektorat, Dirinya juga menghimbau mahasiswa baru dan orang tua agar tidak mengikuti kegiatan yang tidak mendapat rekomendasi dari rektor maupun dekan di masing-masing Fakultas. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya tindak kekerasan atau aksi perploncoan yang dilakukan di luar kampus dengan dalih kegiatan pengenalan lembaga.
“Kalau ada yang melaksanakan, biasanya melalui selebaran izin orang tua, mohon orang tua nanti disampaikan juga untuk tidak segera merespon hal tersebut. Lebih bagus melakukan cek dan ricek kembali ke pihak universitas atau panitia ataupun kepada unsur pimpinan kebenaran dan kepastian kegiatannya,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....