Donggala Daerah Pertama di Sulteng Operasikan Sekolah Nasional Terintegrasi
- 23 Jul 2026 13:28 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Donggala – Kabupaten Donggala menjadi daerah pertama di Sulawesi Tengah yang mengoperasikan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT). Secara nasional, program yang diinisiasi pemerintah pusat tersebut baru diterapkan di 17 daerah, dan Donggala menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Sulawesi Tengah yang ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan tahap awal.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi mengatakan, proses pembelajaran SNT akan dimulai lebih awal dengan memanfaatkan lokasi transisi di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mahvali, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, sembari menunggu pembangunan gedung permanen yang dijadwalkan dimulai pada Oktober atau November 2026, tepatnya di Dusun Lapaloang, Desa Ganti, Banawa.
"Percepatan operasional SNT merupakan strategi Pemerintah Kabupaten Donggala untuk mempercepat peningkatan mutu dan pemerataan kualitas pendidikan di daerah ini," kata Ansyar di Banawa, Kamis, 23 Juli 2026.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi Bupati Donggala Vera Elena Laruni agar masyarakat tidak perlu menunggu pembangunan fisik sekolah selesai untuk menikmati layanan pendidikan berstandar internasional.
"Ini merupakan strategi Ibu Bupati agar percepatan peningkatan mutu dan pemerataan kualitas pendidikan dapat segera terlaksana. Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan sekolah berstandar internasional yang disediakan secara gratis bagi masyarakat Kabupaten Donggala," ujarnya.
Pada tahap awal, SNT Donggala membuka jenjang SMP dan SMA dengan total kuota 80 peserta didik, masing-masing 40 siswa untuk jenjang SMP dan 40 siswa untuk jenjang SMA.
Ansyar menjelaskan, Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk SNT telah dibuka pada 21–27 Juli 2026. Pun seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara daring oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui sistem berbasis aplikasi untuk menjamin proses yang objektif, adil, dan transparan.
"Saat ini prosesnya sudah dimulai. Kami akan mengawal seluruh calon peserta didik karena seluruh proses dilakukan secara daring. Yang dicari adalah peserta didik terbaik sehingga proses seleksi tidak dapat dimanipulasi," katanya.
Ia menambahkan, seluruh pengelolaan SNT berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, mulai dari seleksi kepala sekolah dan guru hingga pembiayaan operasional sekolah.
Selain mengusung pembelajaran berstandar internasional, lanjutnya, SNT juga akan didukung berbagai fasilitas modern, seperti laboratorium, perpustakaan, sarana olahraga, lapangan sepak bola, kolam renang, gedung olahraga, ruang seni, serta fasilitas penunjang lainnya.
"Pendidikan di Sekolah Nasional Terintegrasi berstandar internasional dan seluruh layanannya gratis bagi masyarakat Kabupaten Donggala," ujar Ansyar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....