Job Fair 2026 Jadi Upaya Pemkab Banggai Perluas Serapan Tenaga Kerja Lokal

  • 23 Jul 2026 13:09 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Banggai – Pemerintah Kabupaten Banggai terus memperkuat upaya penyerapan tenaga kerja lokal melalui penyelenggaraan Job Fair 2026 yang mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha sekaligus membuka peluang kerja sama program pemagangan bersama perusahaan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Moh. Ramli Tongko, mengatakan pembangunan sektor ketenagakerjaan tidak hanya bertujuan menyediakan lapangan kerja, tetapi juga memastikan pencari kerja memperoleh akses terhadap peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan industri.

Menurutnya, meningkatnya jumlah angkatan kerja setiap tahun menjadi tantangan yang harus dijawab melalui kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

"Permasalahan ketenagakerjaan di tingkat nasional, regional, maupun daerah antara lain disebabkan meningkatnya jumlah pengangguran karena kemampuan pasar kerja belum mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja setiap tahun," ujarnya saat menutup Job Fair 2026 di Gedung Graha Pemda Luwuk, Rabu, 22 Juli 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sehingga kedua belah pihak memperoleh manfaat.

"Dengan kegiatan ini kami berharap para pencari kerja memperoleh kesempatan bekerja sesuai minat, bakat, dan kemampuan, sementara perusahaan mendapatkan tenaga kerja yang memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan," katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai, Welly Ismail, mengatakan pemerintah daerah akan melanjutkan program tersebut dengan menjalin kerja sama pemagangan bersama sejumlah perusahaan mulai Agustus hingga September mendatang.

Menurutnya, komunikasi awal telah dilakukan dengan sejumlah perusahaan yang menyambut positif rencana tersebut. Program pemagangan menjadi bagian dari tindak lanjut pelatihan kerja yang difasilitasi pemerintah agar peserta memiliki pengalaman kerja sebelum memasuki dunia industri.

"Kami sudah membuka komunikasi dengan beberapa perusahaan dan mereka menyambut baik inisiatif ini. Setelah pelatihan selesai, peserta akan mengikuti program magang sebagai bagian dari peningkatan kompetensi," ujarnya.

Selain itu, Disnakertrans juga akan melakukan pemetaan kebutuhan tenaga kerja di berbagai perusahaan, termasuk sektor pertambangan nikel di Kabupaten Banggai. Langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan program pelatihan dengan kebutuhan riil dunia usaha.

Welly menyebutkan sejumlah posisi yang masih banyak dibutuhkan perusahaan antara lain sopir dump truck (DT), operator excavator, dan operator bulldozer.

Pada penutupan kegiatan, PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) turut menyerahkan bantuan sebanyak 62 unit kursi kepada UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Luwuk sebagai dukungan terhadap peningkatan sarana pelatihan kerja di Kabupaten Banggai.

Melalui Job Fair 2026, Pemerintah Kabupaten Banggai berharap proses penempatan tenaga kerja menjadi lebih efektif, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....