Peringati HAN 2026, LPKA Palu dan Pemkot Perkuat Hak Anak Binaan

  • 23 Jul 2026 04:13 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu mengikuti peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 secara virtual pada Selasa (21/7/2026). Mengusung tema "Temu Kasih dan Dialog Harapan Anak Binaan," kegiatan ini terhubung secara daring langsung dari pusat acara di LPKA Kelas I Tangerang.

Peringatan HAN 2026 tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI secara terpusat. Sementara itu, jajaran LPKA Kelas II Palu mengikuti kegiatan dari daerah bersama Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Herman Mulawarman, serta para pejabat pemasyarakatan lainnya.

Kehadiran jajaran lintas instansi, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, disebut menjadi bukti nyata komitmen kolaboratif dalam mendampingi anak binaan. Sinergi ini memastikan hak-hak mendasar anak, terutama hak atas pendidikan berkeadilan, tetap terjamin meski sedang menjalani masa pembinaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala LPKA Palu, Welli, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Melalui momentum Hari Anak Nasional, ia menegaskan komitmen lembaga pemsyarakatan untuk memberikan ruang pembinaan yang humanis dan ramah untuk anak.

"Kami di LPKA Palu berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang pembinaan yang ramah, humanis, dan berorientasi pada masa depan anak. Mereka adalah tunas bangsa yang tetap memiliki hak untuk bermimpi dan mewujudkannya," ujar Welli.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, memastkan jajaran Pemasyarakatan di Sulawesi Tengah akan terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh hak anak binaan dapat terpenuhi secara optimal.

"Bersama Dinas Pendidikan dan Pemkot Palu, kami pastikan anak-anak binaan di LPKA Palu mendapatkan hak pendidikan, keterampilan, dan pendampingan psikologis yang layak. Mereka tidak sendirian, ada kasih dan harapan yang selalu siap menyambut mereka kembali ke masyarakat," ujar Herman.

Langkah kolaborasi tersebut disambut dengan baik oleh Pemerintah Kota Palu melalui dukungan program pendidikan berkelanjutan. Dengan akses pendidikan yang layak, anak binaan dipastikan tetap terpenuhi hak belajarnya hingga memperoleh ijazah resmi.

"Kami dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu berkomitmen penuh untuk terus memastikan seluruh Anak Binaan di LPKA Palu mendapatkan akses pendidikan yang layak, setara, dan diakui secara resmi. Bersama LPKA Palu, kita pastikan tidak ada anak yang kehilangan hak belajarnya demi menggapai cita-cita mereka," ucap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....