Pendidikan Pembentukan Bintara Polri, Wujudkan Personil Polri Presisi

  • 20 Jul 2026 13:19 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Donggala - Perkuat peran dan pelayanan Polri, sebanyak 51 Calon Bintara Polri lingkup Polda Sulawesi Tengah, Senin, 20 Juli 2026 mulai mengikuti masa pendidikan pembentukan sebagai calon bintara Polri Tahun Anggaran 2026. Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Polisi Nasri saat memimpin Upacara mengatakan setelah mengikuti tahap seleksi, panitia Daerah menetapkan sebanyak 51 siswa yang akan mengikuti pendidikan dan pembentukan Bintara Polri tahun 2026 di SPN Polda Sulawesi Tengah.

“Kalian adalah putra-putri terbaik bangsa yang berhasil menyisihkan ribuan pendaftar untuk mengikuti pendidikan lembaga ini. Oleh karena itu, jalani pendidikan ini dengan sebaik-baiknya. Belajarlah untuk hidup dan dan bekerja dalam tim. Apabila kalian lelah ingat kembali tujuan kalian datang ke tempat ini. Apabila kalian merasa tertekan, ingatlah bahwa tekanan yang dikelola dengan benar akan membentuk ketangguhan. Apabila kalian ingin menyerah, ingatlah orang tua dan keluarga menitipkan doa, harapan, dan kebanggaan kepada kalian,” pesannya.

Ditekankan pendidikan pembentukan Bintara Polri menjadi tahap proses transformasi pengetahuan, keterampilan, sikap, karakter, mental dan budaya bagi seluruh siswa yang merupakan calon Bintara Polri. Sehingga dirinya berharap usai menempuh pendidikan setiap peserta didik benar-benar mahir dan terampil dalam menjalankan tugasnya sebagai pelaksana tugas umum kepolisian khususnya pada sentra pelayanan kepolisian terpadu di setiap satuan kewilayahan.

“Sejak awal telah dirumuskan secara jelas kemampuan apa yang harus dimiliki, sikap apa yang harus ditampilkan dan standar kinerja seperti apa yang harus diterapkan setiap peserta didik dalam menjalankan tugas kelak. Dengan demikian keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari selesainya materi pelajaran atau banyaknya jam latihan namun keberhasilan akan dilihat dari seberapa mahir dan terampil peserta didik memahami tugas pokoknya berdasarkan metode pembelajaran yang diikuti,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala SPN Polda Sulawesi Tengah Kombes Polisi Sebayang mengatakan selama 5 bulan ke depan berbagai ilmu dan pendidikan dasar sebagai anggota Polri akan diberikan kepada seluruh peserta didik. Diakui jumlah siswa yang dibina saat ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, namun ini dipastikan tidak akan memberi pengaruh dalam proses pendidikan.

“Iya ini memang jumlah siswanya berkurang ya dari tahun sebelumnya. Ini juga merupakan kebijakan dari Mabes Polri. Ya, kita ikut saja. Tapi untuk pembinaannya sama saja, cuma nanti mereka akan difokuskan, diutamakan untuk menempati jabatan di SPKT. Intinya untuk pelayanan masyarakat, begitu. memang kurikulumnya sedikit berubah,” terangnya.

Lebih lanjut Kepala SPN Polda Sulteng Kombes Polisi. S. Sebayang mengatakan saat ini pihaknya berfokus kepada outcome-nya. Diharapkan nanti peserta didik nanti setelah lulus betul-betul punya kemampuan seperti yang sudah ditentukan dari Mabes.

“Harapan dari perubahan kurikulum ini yaitu bisa memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat ketika mereka bertugas di SPKT,” tutur Ka. SPN Polda Sulteng.

Keduanya berharap selama 5 bulan mengikuti masa pendidikan dan pembentukan sebagai anggota Polri, seluruh calon Bintara dapat memiliki karakter Polri yang baik dan sebagai pengayom masyarakat. Setelah memilih menjadi bagian anggota Polri, seluruh calon siswa diminta untuk menjaga martabat Polri agar tetap dipercaya oleh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....