Wabup Morut Dorong Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik Lebih Efektif

  • 18 Jul 2026 17:32 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Morowali Utara - Wakil Bupati Morowali Utara, Djira K. secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Penyusunan Peta Proses Bisnis (Probis) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali Utara, Kamis, 16 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi melalui penyusunan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan publik. Sosialisasi yang diselenggarakan oleh Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali Utara bekerja sama dengan Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah tersebut diikuti oleh 92 peserta.

Mereka terdiri atas pejabat yang membidangi perencanaan, pejabat fungsional yang ditunjuk, serta operator penyusun dan penginput Peta Proses Bisnis dari seluruh perangkat daerah. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa penyusunan Peta Proses Bisnis merupakan salah satu instrumen strategis dalam mewujudkan birokrasi yang tepat fungsi, tepat ukuran, dan tepat proses.

Menurutnya, setiap perangkat daerah perlu memiliki alur kerja yang jelas agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih terarah dan menghasilkan pelayanan yang berkualitas.

"Peta Proses Bisnis bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi menjadi peta jalan bagi setiap perangkat daerah dalam menjalankan tugasnya. Melalui pemetaan proses kerja yang jelas, kita dapat mengidentifikasi peluang perbaikan, menghilangkan tahapan yang tidak efektif, serta menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Djira.

Ia menambahkan, penyusunan Probis yang terintegrasi akan memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan sekaligus mendukung terwujudnya birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

"Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga setiap perangkat daerah mampu menyusun Peta Proses Bisnis yang selaras, terukur, dan saling terintegrasi. Dengan demikian, reformasi birokrasi tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali Utara, Kries Dahlia Dewanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman perangkat daerah mengenai penyusunan Peta Proses Bisnis sebagai fondasi dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel. Menurutnya, penyusunan Probis juga diharapkan mampu meningkatkan kinerja organisasi melalui pemetaan aktivitas kerja yang lebih terarah, terukur, dan terintegrasi.

Selain itu, dokumen tersebut menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara. Kegiatan ini menghadirkan Rosiani, Kepala Sub Bagian Tata Laksana pada Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai narasumber.

Melalui sosialisasi tersebut, seluruh perangkat daerah diharapkan memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun Peta Proses Bisnis sehingga pelaksanaan tugas pemerintahan semakin efektif, efisien, dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih berkualitas kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....