Kanwil Kemenag Sulteng Ajak Warga Verifikasi Arah Kiblat lewat Rashdul Kiblat
- 15 Jul 2026 14:21 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah mengajak masyarakat memanfaatkan fenomena astronomi Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026 untuk memverifikasi arah kiblat masjid, musala, maupun rumah secara mandiri dan akurat.
Ajakan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional "Indonesia Berkiblat" yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Fenomena Rashdul Kiblat terjadi ketika posisi matahari berada tepat di atas Ka'bah, sehingga bayangan benda tegak lurus di permukaan bumi dapat dijadikan acuan untuk menentukan arah kiblat secara presisi.
Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah, H. Junaidin, menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian Agama di kabupaten dan kota agar mengawal pelaksanaan gerakan tersebut hingga tingkat kecamatan dengan melibatkan penyuluh agama, penghulu, pengurus masjid, serta masyarakat.
"Kami berharap umat Islam di Sulawesi Tengah dapat memaksimalkan fenomena alam yang langka dan luar biasa ini. Mari kita ukur kembali dan pastikan akurasi arah kiblat di tempat ibadah kita, baik masjid, musala, rumah, maupun ruang-ruang yang biasa digunakan untuk menegakkan salat lima waktu," ujar Junaidin Selasa 14 Juli 2026.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag Sulteng, Taufik, menjelaskan bahwa proses verifikasi arah kiblat dapat dilakukan tanpa menggunakan peralatan khusus.
Masyarakat cukup menyiapkan tongkat atau benda yang dipasang tegak lurus di area terbuka yang terkena sinar matahari. Saat waktu Rashdul Kiblat tiba, bayangan yang terbentuk dapat dijadikan acuan untuk menarik garis lurus menuju arah Ka'bah.
Taufik mengatakan, metode ini merupakan cara sederhana namun memiliki tingkat akurasi yang tinggi dalam menentukan arah kiblat.
"Masyarakat tidak memerlukan alat canggih. Cukup menggunakan tongkat yang dipasang tegak lurus di tempat terbuka, kemudian mengamati arah bayangan saat Rashdul Kiblat berlangsung. Garis bayangan tersebut menjadi acuan yang sangat akurat menuju Ka'bah," jelasnya.
Melalui gerakan "Indonesia Berkiblat", Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah berharap masyarakat tidak hanya memperoleh kepastian arah kiblat yang benar, tetapi juga semakin memahami ilmu falak sebagai bagian dari penguatan pemahaman keagamaan serta peningkatan kualitas ibadah umat Islam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....