Kakanwil Kemenag Sulteng Pastikan GAMAS dan MATAMUDA Berjalan Ramah Anak
- 15 Jul 2026 14:22 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin, memastikan pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak Masuk Madrasah (GAMAS) dan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung secara edukatif, ramah anak, serta bebas dari perundungan dan kekerasan.
Hal itu disampaikan Junaidin saat melakukan monitoring pelaksanaan GAMAS dan MATAMUDA di sejumlah madrasah jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) di Kota Palu, Selasa 14 Juli 2026. Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, Kepala Kemenag Kota Palu, beserta jajaran.
Dalam dialog bersama peserta didik baru di MTs Negeri 2 Kota Palu, Junaidin menegaskan bahwa masa ta'aruf tidak sekadar menjadi agenda awal tahun ajaran, tetapi merupakan momentum penting bagi siswa untuk mengenal lingkungan madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta teman-teman baru.
"Ta'aruf berarti saling mengenal. Tidak ada perkenalan tanpa pertemuan. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk mengenal guru, tenaga kependidikan, teman-teman, serta lingkungan madrasah. Dengan saling mengenal, proses belajar akan terasa lebih nyaman dan menyenangkan," ujar Junaidin.
Menurutnya, suasana belajar yang aman dan nyaman menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan. Karena itu, komunikasi yang baik antara peserta didik, guru, dan seluruh warga madrasah perlu dibangun sejak hari pertama masuk sekolah.
Junaidin juga mengingatkan seluruh warga madrasah agar menjunjung tinggi nilai kebersamaan, saling menghormati, serta menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari intimidasi maupun perundungan.
"Madrasah harus menjadi rumah kedua yang membuat anak-anak merasa aman dan bahagia. Tidak boleh ada perundungan, intimidasi, maupun bentuk kekerasan dalam lingkungan madrasah. Sebaliknya, tumbuhkan sikap ramah, peduli, dan akhlak yang baik sebagai wujud implementasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.
Ia berharap seluruh peserta didik baru memiliki semangat belajar yang tinggi dan mampu memanfaatkan masa pendidikan di madrasah untuk mengembangkan pengetahuan, karakter, serta akhlak mulia.
Gerakan Ayah Mengantar Anak Masuk Madrasah (GAMAS) merupakan tindak lanjut surat edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang bertujuan memperkuat keterlibatan ayah dalam pendidikan anak sejak hari pertama masuk madrasah.
Sementara itu, MATAMUDA menjadi wadah pengenalan lingkungan madrasah yang dilaksanakan secara edukatif, inklusif, ramah anak, serta bebas dari perundungan. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diperkenalkan dengan budaya madrasah, tata tertib, warga madrasah, hingga nilai-nilai keagamaan dan moderasi beragama sebagai bekal mengikuti proses pembelajaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....