Pemkab Parimo Perkuat Kampanye Antikorupsi lewat Strategi Komunikasi Kreatif
- 10 Jul 2026 15:57 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengikuti Webinar Seri IV Pariwara Antikorupsi Tahun 2026 yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara daring, Kamis 9 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat strategi komunikasi publik dalam membangun budaya antikorupsi di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.
Webinar dipimpin Asisten III Administrasi Umum Setda Kabupaten Parigi Moutong, Yusnaeni, dari Ruang Sekretaris Daerah. Kegiatan tersebut diikuti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan Inspektorat, Dinas Komunikasi dan Informatika, BKPSDM, RSUD Anuntaloko, PPPKAD, Dinas Perpustakaan, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), serta sejumlah organisasi perangkat daerah lainnya.
Mengangkat tema "The Impact Strategy: Mengubah Konten Kreatif Menjadi Gerakan Sosial yang Terukur", webinar membahas strategi membangun kampanye antikorupsi melalui konten kreatif yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dan meningkatkan partisipasi publik dalam membangun budaya antikorupsi.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah kampanye sosial tidak hanya diukur dari jumlah tayangan atau jangkauan konten, tetapi juga dari dampak nyata yang dihasilkan. Karena itu, setiap strategi komunikasi perlu diawali dengan tujuan yang jelas, mengenali karakteristik sasaran audiens, menyampaikan pesan yang relevan, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan agar kampanye berjalan efektif.
Asisten III Administrasi Umum Setda Kabupaten Parigi Moutong, Yusnaeni, mengatakan materi yang diperoleh melalui webinar tersebut akan menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam memperkuat edukasi antikorupsi melalui pendekatan komunikasi yang lebih inovatif.
"Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berkomitmen mendukung upaya pencegahan korupsi melalui penguatan integritas aparatur dan komunikasi publik yang efektif. Materi yang disampaikan dalam webinar ini menjadi referensi bagi kami untuk menyusun kampanye antikorupsi yang lebih kreatif, edukatif, dan mampu mendorong perubahan perilaku di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat," ujar Yusnaeni.
Ia berharap pendekatan komunikasi yang kreatif dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya nilai-nilai integritas sekaligus memperkuat budaya antikorupsi di Kabupaten Parigi Moutong.
Melalui keikutsertaan dalam Webinar Seri IV Pariwara Antikorupsi 2026, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui peningkatan kapasitas aparatur serta pemanfaatan komunikasi publik yang edukatif, kreatif, dan berdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....