Bupati Poso Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini untuk Dukung Wajib Belajar 13 Tahun

  • 09 Jul 2026 15:05 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Poso - Pemerintah Kabupaten Poso memperkuat komitmen meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui Workshop Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk Mendukung Wajib Belajar 13 Tahun dan Penguatan Peran Bunda PAUD dalam Pencegahan Anak Tidak Sekolah (ATS), yang dibuka langsung Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, di Gedung Torulemba, Rumah Jabatan Bupati Poso, Rabu 8 Juli 2026.

Kegiatan tersebut diikuti Bunda PAUD, pengawas sekolah, kepala satuan PAUD, guru PAUD, organisasi profesi pendidik, kepala desa, camat, hingga perangkat daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat layanan pendidikan usia dini di Kabupaten Poso.

Bupati Verna Gladies Merry Inkiriwang menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, penerapan program Wajib Belajar 13 Tahun yang diawali satu tahun pendidikan prasekolah menunjukkan pentingnya peran pendidikan anak usia dini dalam sistem pendidikan nasional.

"Investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas sejak usia dini," ujar Verna.

Ia menjelaskan, pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas proses belajar. Model pembelajaran tersebut tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta pembentukan karakter peserta didik.

Selain peningkatan mutu pembelajaran, Verna juga menyoroti masih adanya anak yang belum mengakses pendidikan. Menurutnya, persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) memerlukan kolaborasi seluruh pihak, termasuk peran aktif Bunda PAUD sebagai penggerak dan mitra pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan sejak usia dini.

Pemerintah Kabupaten Poso, lanjut Verna, akan terus memperkuat layanan PAUD melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik, penguatan kelembagaan, penyediaan sarana dan prasarana, serta pengembangan layanan PAUD Holistik Integratif yang mencakup aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak.

Melalui workshop tersebut, Pemerintah Kabupaten Poso berharap kapasitas pendidik PAUD semakin meningkat sehingga mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih berkualitas, sekaligus mendukung terwujudnya generasi Poso yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....