Sanggar Seni Gimba Unisa Palu Lestarikan Budaya Melalui Kreativitas Mahasiswa
- 09 Jul 2026 14:50 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Sanggar Seni Gimba Fakultas Sastra Universitas Alkhairat (Unisa) Palu terus berupaya melestarikan seni dan budaya daerah melalui berbagai kegiatan yang melibatkan mahasiswa. Komitmen tersebut disampaikan dalam program Ngobras (Ngobrol Bareng Komunitas) RRI Palu yang disiarkan pada Rabu, (8/7/2026).
Dalam dialog tersebut, pengurus Sanggar Seni Gimba menjelaskan bahwa organisasi tersebut telah berkembang selama kurang lebih satu dekade sebagai wadah bagi mahasiswa Fakultas Sastra untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang seni sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.
Pengurus Sanggar Seni Gimba, Amil Barokah, mengatakan nama "Gimba" diambil dari alat musik tradisional suku Kaili yang menjadi identitas organisasi. Menurutnya, pemilihan nama tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap budaya lokal yang terus dijaga keberadaannya.
"Gimba berasal dari alat musik tradisional suku Kaili. Nama itu kami jadikan identitas sanggar agar menunjukkan ciri khas budaya Kaili di Fakultas Sastra," ujarnya.
Selain menjadi wadah pengembangan bakat, Sanggar Seni Gimba memiliki visi melestarikan serta mengembangkan seni budaya tradisional secara berkelanjutan. Berbagai kegiatan rutin juga dilaksanakan setiap tahun, di antaranya Bulan Bahasa dan Gema Sastra sebagai ruang ekspresi bagi mahasiswa.
Sementara itu, Fatnur mengaku bergabung dengan Sanggar Seni Gimba karena ingin mengembangkan kemampuan di bidang tari.
"Saya melihat Sanggar Seni Gimba menjadi tempat untuk mengembangkan bakat. Kebetulan saya juga suka menari," katanya.
Di sisi lain, Fitra Borahi menjelaskan bahwa keanggotaan Sanggar Seni Gimba saat ini masih didominasi mahasiswa Fakultas Sastra Unisa Palu. Namun, pihaknya membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin belajar dan mengenal seni budaya daerah.
"Siapa saja sebenarnya bisa bergabung, baik mahasiswa maupun masyarakat yang ingin belajar seni dan budaya," ujar Fitra.
Melalui program Ngobras RRI Palu, Sanggar Seni Gimba berharap semakin banyak generasi muda yang mencintai seni budaya daerah serta turut berperan aktif dalam menjaga warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....