BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Morut Perkuat Komitmen Lindungi Pekerja Rentan

  • 07 Jul 2026 12:53 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Morowali – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Morowali bersama Pemerintah Kabupaten Morowali Utara memperkuat komitmen dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di Kabupaten Morowali Utara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui tindak lanjut kerja sama yang difokuskan pada peningkatan cakupan kepesertaan dan perlindungan bagi pekerja formal maupun informal sebagai bagian dari upaya mewujudkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ).

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, yang didampingi Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Morowali, Makmur, serta Wakil Kepala Wilayah Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Rina Umar, dengan Deputi Bidang Kepesertaan Program Khusus dan Keagenan BPJS Ketenagakerjaan, Mintje Wattu, dan Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Dedi Hardianto, di Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta, Jumat, 03 Juli 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menuju tercapainya 100 persen Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Morowali Utara.

Melalui kolaborasi tersebut, terdapat tiga fokus utama yang akan dilaksanakan, yakni optimalisasi Universal Coverage Jamsostek (UCJ) melalui perlindungan bagi 15.000 pekerja rentan, pemberian perlindungan kepada ASN yang memiliki usaha, serta pembentukan Agen PERISAI Desa sebagai mitra strategis dalam memberikan edukasi, sosialisasi, dan pendampingan pendaftaran masyarakat ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Morowali, Makmur, Senin, 06 Juli 2026, mengatakan kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam menghadirkan perlindungan bagi para pekerja beserta keluarganya.

"Melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, pekerja akan memperoleh manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT), sehingga dapat bekerja dengan lebih tenang dan produktif. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong produktivitas tenaga kerja, serta mendukung pembangunan daerah yang lebih maju dan sejahtera," ujar Makmur.

Ditambahkan program tersebut menyasar berbagai kelompok pekerja, mulai dari pekerja rentan, ASN yang memiliki usaha, masyarakat desa, petani, nelayan, pedagang, pelaku UMKM, hingga pekerja sektor informal lainnya. Sementara dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara berkomitmen mengoptimalkan pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) melalui sinergi dengan pemerintah desa, perangkat desa, serta seluruh pemangku kepentingan.

Dikatakan penguatan kolaborasi juga akan dilakukan bersama komunitas lokal, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Agen PERISAI Desa sebagai ujung tombak dalam meningkatkan literasi, edukasi, dan inklusi jaminan sosial ketenagakerjaan hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Morowali Utara terhadap percepatan implementasi UCJ melalui penguatan kolaborasi lintas sektor.

"Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BPJS Ketenagakerjaan, komunitas lokal, serta para pemangku kepentingan diharapkan mampu memperluas cakupan perlindungan bagi seluruh pekerja sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan," terangnya.

Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara menargetkan tercapainya 100 persen Universal Coverage Jamsostek (UCJ) sehingga seluruh pekerja di wilayah Morowali Utara memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh. Upaya ini diharapkan menjadi fondasi dalam menciptakan masyarakat pekerja yang lebih terlindungi, produktif, dan sejahtera, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Peluncuran program direncanakan dilaksanakan pada Juli 2026 di Kabupaten Morowali Utara sebagai wujud komitmen bersama antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dalam menghadirkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang inklusif, berkelanjutan, dan menjangkau seluruh pekerja. Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mempercepat terwujudnya perlindungan sosial ketenagakerjaan yang menyeluruh hingga ke tingkat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....