DP3A Sulteng Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Kelurahan Nunu

  • 07 Jul 2026 00:44 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan Workshop Asesmen Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Kantor Kelurahan Nunu, Kota Palu, Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan agar mampu mengembangkan usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

Workshop diikuti puluhan perempuan dari berbagai kalangan usia, mulai dari remaja hingga ibu rumah tangga yang memiliki usaha. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai manajemen usaha, pengelolaan keuangan, serta pendampingan psikologis untuk mendukung pengembangan usaha mereka.

Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga DP3A Sulawesi Tengah, Susyana Musa mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kapasitas perempuan melalui pemberdayaan ekonomi. Menurutnya, peserta yang diundang merupakan pelaku UMKM yang membutuhkan penguatan agar usahanya dapat berkembang.

"Hari ini kami melaksanakan asesmen tentang pemberdayaan perempuan, dengan memberikan penguatan-penguatan cara-cara bagaimana untuk meningkatkan usahanya, karena yang kita undang di sini adalah pelaku-pelaku usaha dan UMKM," ujarnya.

Susyana menjelaskan, DP3A tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga memfasilitasi peserta untuk mengakses berbagai layanan pemerintah yang mendukung pengembangan usaha. Fasilitasi tersebut mencakup pendampingan memperoleh perizinan usaha hingga menghubungkan peserta dengan organisasi perangkat daerah yang memiliki program pembiayaan maupun pemberdayaan UMKM.

"Kami memberikan penjelasan kepada mereka bagaimana mendapatkan modal dan izin usaha melalui OPD-OPD yang terkait. Kami bukan memberikan modal, tetapi memfasilitasi mereka agar bisa mengakses layanan dari dinas yang berwenang," katanya.

Ia menambahkan, materi pelatihan disampaikan oleh berbagai narasumber sesuai bidang keahlian, mulai dari DP3A, psikolog, hingga dosen ekonomi. Pendekatan tersebut dilakukan agar peserta tidak hanya memahami pengelolaan usaha dan keuangan, tetapi juga memiliki kesiapan mental dalam menjalankan usahanya.

Menurut Susyana, setelah kegiatan berakhir pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap berbagai kendala yang dihadapi peserta. DP3A juga membuka ruang konsultasi bagi perempuan yang membutuhkan pendampingan lanjutan agar dapat difasilitasi ke instansi terkait, seperti Dinas Sosial maupun Dinas Koperasi dan UMKM.

Program serupa, kata Susyana, dilaksanakan secara bertahap di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah dengan materi yang disesuaikan dengan potensi masing-masing daerah. Sebelumnya kegiatan telah digelar di Kabupaten Tolitoli dan Kelurahan Besusu Barat, sementara dalam waktu dekat akan dilaksanakan di Ampana dengan fokus pada pengolahan hasil perikanan sebagai peluang usaha.

"Kami sangat mengharapkan pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas perempuan. Kami juga berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh, karena meskipun terkendala permodalan kami siap memfasilitasi mereka agar usahanya terus berjalan dan perempuan semakin berdaya dalam keluarganya," ucap Susyana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....