Banggai Optimistis Kontingen Tampil Maksimal di UDG ke 16 di Palu
- 03 Jul 2026 19:30 WIB
- Palu
RRI.CO.ID,Luwuk - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, H. Suardi Kandjai, menghadiri pembukaan Seleksi Utsawa Dharmagita (UDG) XVI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Pura Agung Wana Kertha Jagat Natha, Gedung Milana Graha Sabha, Kota Palu, Kamis 2 Juli 2026.
Kehadiran Kakan Kemenag Banggai bersama Penyelenggara Hindu Kemenag Banggai, I Kadek Dwijarianta, dan Penyuluh Agama Hindu, I Nyoman Pasek, menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan umat Hindu sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan melalui ajang kompetisi religius yang edukatif.
Seleksi Utsawa Dharmagita XVI mengusung tema “Samwacana Sarwa Bhawa Ekatwa: Penguatan Literasi Ekoteologi (Green Dharma) Menuju Harmonisasi Kehidupan.” Kegiatan dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah dan dihadiri Direktur Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Pembimas Hindu, unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, Ketua DPRD Sulawesi Tengah, para kepala kantor Kemenag kabupaten/kota, Ketua FKUB, PHDI, LPDG, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Pelaksanaan Utsawa Dharmagita berlangsung selama tiga hari, 2 hingga 4 Juli 2026, dan diikuti kontingen dari 10 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, yakni Kota Palu, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Banggai, Morowali, Morowali Utara, Tolitoli, Buol, dan Tojo Una-Una.
Kabupaten Banggai mengirimkan 59 peserta yang mengikuti berbagai cabang lomba, di antaranya membaca Sloka, Palawakya, menghafal Sloka terbanyak, Dharma Wacana Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, nyanyian keagamaan beregu, debat keagamaan, hingga lomba bercerita keagamaan untuk anak-anak.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, H. Suardi Kandjai, mengatakan Utsawa Dharmagita bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga media pembinaan karakter, pelestarian nilai-nilai keagamaan Hindu, serta penguatan kepedulian terhadap lingkungan.
"Melalui Utsawa Dharmagita, kita tidak hanya melestarikan tradisi dan nilai-nilai keagamaan Hindu, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, berwawasan lingkungan, serta mampu menjaga harmoni kehidupan dalam keberagaman," ujar Suardi Kandjai.
Ia berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik sekaligus menjadi duta moderasi beragama yang membawa pesan kedamaian, kerukunan, dan kepedulian terhadap lingkungan di tengah masyarakat.
Menurut Suardi, semangat Green Dharma yang diusung dalam pelaksanaan UDG XVI sejalan dengan upaya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis melalui penguatan nilai-nilai keagamaan dan toleransi antarumat beragama.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama berharap lahir generasi Hindu yang tidak hanya unggul dalam pemahaman ajaran agama, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menjaga kerukunan, moderasi beragama, serta kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....