IPARI Banggai Perkuat Pendampingan Spiritual Pasien di BRSUD Luwuk

  • 03 Jul 2026 19:33 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Luwuk - Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Banggai terus memperkuat pelayanan keagamaan kepada masyarakat melalui program pendampingan spiritual bagi pasien di Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Luwuk, Kamis 2 Juli 2026.

Program tersebut merupakan tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Banggai dengan BRSUD Luwuk yang ditandatangani pada peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama, 3 Januari 2026. Pendampingan tidak hanya melibatkan Penyuluh Agama Islam, tetapi juga Penyuluh Agama Kristen, Katolik, dan Hindu sebagai bentuk pelayanan keagamaan yang inklusif sesuai keyakinan masing-masing pasien.

Kegiatan dilaksanakan secara rutin dua kali setiap pekan dengan memberikan penguatan mental dan spiritual kepada pasien selama menjalani perawatan. Bagi pasien muslim, penyuluh agama mengajak untuk memperbanyak istighfar, menjaga pelaksanaan salat, berdzikir, bersedekah sesuai kemampuan, serta menumbuhkan kesabaran dalam menghadapi ujian sakit.

Ketua IPARI Kabupaten Banggai, Zuhra, mengatakan bahwa pendampingan spiritual menjadi pelengkap layanan kesehatan karena proses penyembuhan tidak hanya membutuhkan penanganan medis, tetapi juga ketenangan batin dan kekuatan mental.

"Penyakit tidak hanya membutuhkan penanganan medis, tetapi juga penguatan spiritual. Melalui pendampingan ini kami ingin menghadirkan ketenangan batin, menumbuhkan harapan, serta mengingatkan pasien agar tetap mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah ujian yang sedang dihadapi," ujar Zuhra.

Ia menambahkan, kehadiran penyuluh agama di rumah sakit merupakan bagian dari tugas pembinaan keagamaan kepada masyarakat dalam berbagai kondisi kehidupan.

"Kami berharap kehadiran penyuluh agama dapat menjadi energi positif bagi pasien dan keluarganya. Semoga nilai-nilai keagamaan yang kami sampaikan dapat membantu mereka lebih kuat, lebih sabar, dan semakin yakin bahwa setiap sakit memiliki hikmah serta jalan kesembuhan dari Allah SWT," tambahnya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Luwuk Selatan, Ustaz Maskad. Pendampingan tersebut melibatkan Ketua IPARI Banggai Zuhra bersama Nur Intan Dg. Manessa, Ustaz Maskad, Ustaz Dwi Hudiyono, dan Nurhayati Ampaka.

Usai mengunjungi ruang-ruang perawatan, para penyuluh agama bersilaturahmi dengan Direktur BRSUD Luwuk, dr. H. Budiyanto Uda'a. Dalam pertemuan tersebut, pihak rumah sakit menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Banggai atas kolaborasi pelayanan spiritual yang dinilai memberikan manfaat besar bagi pasien.

Menurut Budiyanto, sinergi antara tenaga kesehatan dan penyuluh agama mampu menghadirkan layanan yang lebih komprehensif karena selain memperoleh penanganan medis, pasien juga mendapatkan penguatan rohani yang dapat meningkatkan semangat dan optimisme selama menjalani proses penyembuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....