Pemkab Parigi Moutong Gerak Cepat Tangani Banjir Torue, Sawah Siap Panen Terdampak

  • 03 Jul 2026 10:37 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda Kecamatan Torue akibat hujan deras pada Selasa 30 Juni 2026 malam. Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, turun langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak sekaligus memastikan langkah penanganan segera dilakukan, Rabu 1 Juli 2026.

Peninjauan difokuskan pada beberapa titik yang mengalami kerusakan, di antaranya Desa Tolai, Tolai Barat, Tolai Timur, dan Desa Purwosari. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan besar pada permukiman, banjir mengakibatkan tanggul jebol serta merendam areal persawahan yang memasuki masa panen.

Di Desa Purwosari, sekitar 50 meter persegi lahan sawah rusak akibat tertimbun material lumpur dan tanah yang terbawa arus banjir. Kondisi tersebut mengancam hasil panen petani yang dalam waktu dekat seharusnya sudah dapat dipanen.

"Kalau untuk warga, alhamdulillah kondisinya aman dan air sudah mulai surut. Namun, hantaman keras justru dirasakan sektor pertanian. Persawahan yang tidak lama lagi mau dipanen, mulai berbuah, justru terkena banjir. Banyak sekali yang rusak," ujar Abdul Sahid saat meninjau lokasi.

Selain sawah yang terdampak, pemerintah juga menemukan kerusakan drainase di Dusun 8 Desa Tolai, abrasi di Desa Tolai Barat, serta saluran air yang menyempit di Desa Tolai Timur sehingga memperparah luapan air saat hujan deras.

Wakil Bupati mengajak masyarakat untuk mendukung upaya perbaikan infrastruktur, termasuk memberikan sebagian lahan yang berada di sekitar drainase agar pelebaran saluran dapat dilakukan demi mencegah banjir berulang.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah desa telah menyepakati langkah penanganan darurat dengan memasang bronjong pada tanggul yang jebol guna mencegah kerusakan lebih luas.

"Kami bersama Pak Kalak BPBD dan kepala desa sudah sepakat, insya Allah besok tanggul yang jebol akan segera diantisipasi dengan pemasangan bronjong. Ini penting supaya dampak banjir tidak meluas lagi," kata Abdul Sahid.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga kebersihan saluran air agar aliran sungai tetap lancar dan tidak tersumbat sampah.

"Harapan kami, mari kita bekerja sama menjaga kebersihan saluran air. Jika aliran air lancar dan tidak ada sampah yang menyumbat, insya Allah kejadian seperti ini dapat diminimalkan," ujarnya.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong Yolanda Mambu, jajaran organisasi perangkat daerah terkait, Camat Torue, unsur Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, serta para kepala desa di wilayah terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....