Hadiri Perayaan Padungku Desa Ronta, Bupati Morut Resmikan Jembatan Koromalili

  • 01 Jul 2026 15:16 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Morowali Utara - Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, menghadiri Perayaan Padungku Kelompok Tani Mansombu di Desa Ronta, Kecamatan Lembo Raya, Selasa, 30 Juni 2026. Perayaan itu dilaksanakan sebagai ucapan syukur atas keberhasilan panen musim tanam pertama.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian Jembatan Koromalili, infrastruktur yang diharapkan semakin memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian. Rangkaian kegiatan diawali dengan Ibadah Syukur yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, pemerintah desa, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, serta para anggota Kelompok Tani Mansombu.

Kehadiran Bupati Morut dalam momentum perayaan Padungku tersebut jadi kesempatan silaturahmi sekaligus menyaksikan langsung perkembangan sektor pertanian sekalgus menyerahkan manfaat pembangunan infrastruktur yang diharapkan semakin memperkuat aktivitas ekonomi warga. Dalam sambutannya, Delis mengatakan tradisi Padungku merupakan warisan budaya yang sarat nilai spiritual karena mengajarkan masyarakat untuk senantiasa mengucap syukur atas setiap berkat yang diterima.

"Orang yang tahu bersyukur akan hidup lebih bahagia dan lebih sehat. Karena itu, tradisi Padungku seperti yang dilakukan Kelompok Tani Mansombu adalah warisan yang sangat baik. Kita bersyukur karena keberhasilan panen ini bukan semata-mata karena kehebatan petani ataupun pendampingan penyuluh, tetapi karena kasih karunia Tuhan yang memberkati tanah ini," ujar Delis.

Ia mengapresiasi capaian produktivitas Kelompok Tani Mansombu yang mencapai 6,2 ton gabah per hektare. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras petani, pendampingan penyuluh pertanian, dukungan pemerintah, serta penyertaan Tuhan.

Ia juga menilai sektor pertanian kini menjadi salah satu bidang yang paling menjanjikan karena meningkatnya harga berbagai komoditas pangan.

"Hari ini pertanian menjadi sektor yang sangat menjanjikan. Kalau dikelola dengan serius, satu hektare sawah mampu memberikan pendapatan yang sangat baik. Karena itu saya mengajak masyarakat terus mengolah lahan dengan sungguh-sungguh. Selain menyehatkan, pertanian juga meningkatkan kesejahteraan keluarga," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Delis turut menyampaikan apresiasi kepada para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang selama ini mendampingi petani sehingga produktivitas pertanian di Desa Ronta terus meningkat. Usai menghadiri ibadah syukur dan Perayaan Padungku, Bupati Delis meresmikan Jembatan Koromalili.

Kehadiran jembatan tersebut diharapkan semakin mempermudah akses masyarakat, memperlancar distribusi hasil panen, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Desa Ronta dan sekitarnya. Kepala Desa Ronta, Berkat Lemangga, mengatakan Padungku merupakan bentuk ungkapan syukur masyarakat setelah menikmati hasil panen yang melimpah.

"Padungku adalah wujud syukur kami kepada Tuhan atas berkat panen yang diberikan. Kehadiran Bapak Bupati sekaligus peresmian Jembatan Koromalili menjadi penyemangat bagi petani untuk terus meningkatkan produksi. Infrastruktur yang semakin baik akan mempercepat aktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Berkat.

Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani Mansombu melaporkan kawasan persawahan di Mansombu memiliki luas sekitar 42 hektare dengan 42 kepala keluarga sebagai anggota kelompok tani. Pada musim tanam pertama tahun ini, produktivitas mencapai 6,2 ton gabah per hektare, didukung penggunaan benih unggul varietas Inpari yang disalurkan melalui Dinas Pertanian.

Kelompok tani juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Morowali Utara melalui berbagai program bantuan sejak 2023 hingga 2025. Bantuan tersebut meliputi bantuan benih unggul, 28 unit tangki semprot, serta dua unit mesin pascapanen yang sangat membantu meningkatkan produktivitas pertanian.

"Kami bersyukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah. Dukungan pemerintah melalui bantuan benih unggul, alat pertanian, dan pendampingan penyuluh sangat membantu kami meningkatkan hasil panen. Kami optimistis musim tanam berikutnya akan memberikan hasil yang lebih baik," ujar perwakilan Kelompok Tani Mansombu.

Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Morowali Utara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....