Harganas ke-33, Wabup Parigi Moutong Tekankan Ketahanan Keluarga Hadapi Tantangan
- 30 Jun 2026 15:20 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dengan menggelar upacara di Halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin 29 Juni 2026. Upacara dipimpin langsung Wakil Bupati Parigi Moutong dan diikuti unsur DPRD, Forkopimda, perangkat daerah, organisasi wanita, camat, kepala desa, kader Tim Pendamping Keluarga, serta penyuluh KB.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI yang menegaskan bahwa Harganas bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
Menteri menilai keluarga saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan ekonomi, disrupsi teknologi digital, pergeseran nilai sosial, hingga ancaman siber yang dapat memengaruhi kehidupan keluarga dan tumbuh kembang anak.
"Ketangguhan keluarga bukanlah sebuah pilihan alternatif yang bisa kita tunda-tunda. Ketangguhan keluarga adalah sebuah keharusan mutlak, sebuah urgensi nasional yang tidak boleh ditawar lagi jika kita ingin bangsa ini tetap berdiri tegak di tengah badai perubahan global," demikian kutipan sambutan Menteri yang dibacakan Wakil Bupati.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas harus dimulai dari keluarga. Karena itu, terdapat tiga pilar utama yang harus diperkuat, yakni kesehatan keluarga, pendidikan karakter, serta ketahanan mental dan spiritual.
Pemerintah juga terus mendorong percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari upaya melahirkan generasi yang sehat dan cerdas. Selain itu, keluarga diharapkan menjadi tempat pertama dalam menanamkan nilai kejujuran, disiplin, kerja keras, dan cinta tanah air kepada anak-anak.
Dalam sambutan tersebut, Menteri juga memberikan perhatian khusus terhadap peran ayah dalam keluarga. Ia mengingatkan bahwa keterlibatan ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga harus hadir secara emosional dalam proses pengasuhan anak.
"Saya ingin menyampaikan pesan yang sangat mendalam kepada para ayah di seluruh Indonesia. Kehadiran fisik, kedekatan emosional, dan keterlibatan aktif seorang ayah sangat menentukan pembentukan karakter serta kestabilan mental anak-anak kita," ujarnya.
Pemerintah menilai berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas, merupakan sinyal penting yang menunjukkan perlunya penguatan fungsi keluarga sebagai benteng utama perlindungan anak.
Melalui peringatan Harganas ke-33, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat ketahanan keluarga sebagai pondasi menciptakan generasi unggul, berkarakter, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....