Buktikan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan : Santunan Hadir di Momen Penting Daerah
- 30 Jun 2026 08:17 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Sigi yang berlangsung di Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Rabu, 24 Juni 2026 lalu, menjadi ajang penguatan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di Kabupaten Sigi. Di tengah semangat kebangkitan daerah yang terus berupaya bangkit dari berbagai tantangan, termasuk bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Sulawesi Tengah pada Juni 2026, kehadiran negara melalui Program BPJS Ketenagakerjaan menjadi bukti nyata bahwa perlindungan bagi pekerja dan keluarganya tetap menjadi prioritas.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., bersama Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos, M.Si dan Wakil Bupati Sigi Dr. Samuel Yansen Pongi, S.E., M.Si didampingi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palu Nursalam Halim menyerahkan secara simbolis manfaat Program Jaminan Kematian (JKM) dan beasiswa pendidikan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido mengatakan manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sangat besar tidak hanya bagi pesererta dan keluarganya tetapi juga pemerintah daerah.
“Manfaatnya jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ini sangat besar, dan kami sudah melihat sendiri manfaatnya. Dimana masyarakat yang kita daftarkan punya perlindungan, jadi tidak diminta-minta ada musibah saat mereka bekerja, ada BPJS Ketenagakerjaan yang bisa membantu mulai dari proses pengobatan bahkan santunan meninggal dunia,” jelasnya.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido berharap seluruh kepala daerah mengalokasikan anggaran untuk melindungi pekerja rentan. Diakui selain menjamin kesejahteraan masyarakat melalui kepesertaan BPJS Kesetenagakerjaan angka kemiskinan di daerah ini juga dapat dicegah karena adanya tulang punggung keluarga yang mengalami musibah dan bahkan meninggal dunia.
Pada kesempatan berbeda Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palu Nursalam Halim, Senin, 29 Juni 2026, mengatakan setiap pekerja, termasuk aparatur desa, perangkat desa, lembaga kemasyarakatan desa, hingga pekerja rentan, memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Oleh karena itu, sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Sigi, dan BPJS Ketenagakerjaan akan terus diperkuat guna mewujudkan Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Sigi.
“Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Sigi tidak hanya menjadi perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menjadi momentum mempertegas semangat gotong royong, kepedulian, dan perlindungan terhadap masyarakat pekerja. Kami memang sering memanfaatkan momen penting ini untuk memberikan bukti bagi masyarakat bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan itu penting dan sangat bermanfaat,” ujarnya.
Di tengah proses pemulihan pascabencana yang kembali menguji ketangguhan masyarakat Sulawesi Tengah pada Juni 2026. penyerahan manfaat BPJS Ketenagakerjaan menjadi simbol hadirnya negara dalam memberikan kepastian perlindungan bagi pekerja dan keluarganya. Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan masyarakat peserta diharapkan dapat terus melangkah dengan rasa aman dan harapan menuju Kabupaten Sigi yang semakin maju, tangguh, dan sejahtera.
Adapun santunan yang diberikan diantaranya kepada ahli waris Jonofri, yang merupakan Aparat Desa Jono Oge, Kecamatan Sigi Biromaru. Total manfaat yang diterima sebesar Rp198.000.000,- terdiri atas santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42.000.000,- serta manfaat beasiswa pendidikan untuk dua orang anak sebesar Rp156.000.000,-
Selain itu, diserahkan pula santunan Jaminan Kematian kepada ahli waris Agus Fanani, yang merupakan LKD LAD Desa Bora, Kecamatan Sigi.
“Penyerahan santunan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah bersama BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja beserta keluarganya. Manfaat yang diterima diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak peserta,” tutup Kacab BPJamsostek Palu Nursalam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....