Peringati Harganas, Pemkot Palu Tekankan Peran Keluarga Sambut Indonesia Emas

  • 29 Jun 2026 14:49 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu menggelar upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kantor Wali Kota Palu, Senin 29 Juni 2026. Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, bertindak sebagai inspektur upacara dalam agenda tersebut.

Dalam sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga yang dibacakan, Imelda menuturkan bahwa Indonesia saat ini berada dalam masa bonus demografi, yang dipandang sebagai peluang historis yang langka. Momen ini disebut menjadi kesempatan emas karena jumlah penduduk usia produktif jauh lebih banyak dibandingkan usia nonproduktif.

Dengan visi besar Indonesia Emas 2045, Imelda tetap menekankan bahwa bonus demografi harus dikelola secara terstruktur. Apabila penduduk usia produktif ini tidak memiliki daya saing, jelasnya, maka target penguatan ekonomi nasional dipastikan akan sulit tercapai.

"Jika ledakan penduduk usia produktif ini tidak memiliki kualitas, tidak memiliki daya saing, tidak memiliki keahlian dan menderita beban kesehatan atau mental, maka yang terjadi bukanlah pertumbuhan ekonomi melainkan ledakan angka pengangguran, meningkatnya angka kriminalitas dan runtuhnya stabilitas sosial," ucap Imelda.

Olehnya, ia menegaskan potensi tersebut harus didukung dengan kebijakan strategis yang tidak lagi berfokus pada kuantitas penduduk. Namun hal tersebut bermuara pada pembangunan keluarga yang kuat.

Selain itu, dalam mewujudkan ketahanan keluarga, Imelda mengungkapkan peran pengasuhan tidak dapat dibebankan secara sepiahk kepada Ibu seorang. Dibutuhkan sosok ayah yang turut berperan aktif dalam tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak.

"Keterlibatan aktif, kehadiran fisik, dan kedekatan emosional seorang orang ayah dalam proses pengasuhan anak adalah faktor determinan bagi pembentukan struktur kepribadian dan kestabilan emosi anak-anak kita," ujarnya.

Menutup sambutannya, Imelda memgimbau agar seluruh orang tua menghidupkan kembali fungsi keagamaan dan nilai-nilai moral di rumah secara konsisten. Dengan komitmen bersama, keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter dan tangguh dapat diwujudkan.

"Jadikan rumah kita sebagai tempat yang paling aman, paling nyaman dan paling dirindukan oleh anak-anak kita. Sehingga ke mana pun mereka pergi melangkah, magnet kehangatan keluarga akan selalu menarik mereka untuk pulang ke jalan yang benar," kata Imelda.

Seusai upacara, Pemerintah Kota Palu memberikan apresiasi kepada Kader Institusi Masayrakat Pedesaan (IMP) dengan penyerahan piagam pengharagaan. Seluruh rangkaian ditutup dengan peluncuran program Gerakan Serentak Edukasi Satu Penyuluh Satu Keluarga (GEMATI).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....