Kemenag Morowali Tebar Semangat Inklusif Melalui Santunan Yatim dan Disabilitas

  • 27 Jun 2026 16:03 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Morowali – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Morowali menyalurkan 100 paket santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah yang digelar di Aula Kemenag Morowali, Kamis 25 Juni 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional Kementerian Agama yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dalam rangka Peaceful Muharram 1448 Hijriah dengan mengusung tema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri.”

Pelaksanaan kegiatan di Morowali juga terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Kementerian Agama Republik Indonesia dan satuan kerja Kementerian Agama dari berbagai daerah. Momentum tersebut menjadi sarana memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan kepedulian sosial bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Morowali, Marwiah, menyerahkan langsung santunan kepada para penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan.

“Anak-anak yatim dan saudara-saudara penyandang disabilitas adalah bagian penting dari masyarakat yang harus kita rangkul bersama. Semoga santunan ini tidak hanya bermanfaat secara materi, tetapi juga menjadi penyemangat serta pengingat bahwa mereka tidak pernah berjalan sendiri,” ujar Marwiah.

Menurutnya, Kementerian Agama akan terus menghadirkan program-program yang inklusif dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.

Marwiah juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap momentum Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas dapat semakin menumbuhkan budaya berbagi, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Morowali ingin memastikan bahwa semangat Muharram tidak hanya dimaknai sebagai peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas di Kabupaten Morowali.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....