Festival Inklusif di Poso Perkuat Kepedulian pada Anak Yatim dan Disabilitas

  • 26 Jun 2026 10:47 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Poso - Pemerintah Kabupaten Poso mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 yang mengusung tema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri”. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso, Kamis 25 Juni 2026.

Wakil Bupati Poso, Soeharto Kandar, yang hadir mewakili Bupati Poso, menyampaikan bahwa anak yatim dan penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, layanan kesehatan, kesempatan berkarya, serta berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutan tertulis Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, ditegaskan bahwa tema yang diangkat mencerminkan pentingnya menghadirkan ruang yang inklusif dan ramah bagi seluruh anak tanpa memandang latar belakang maupun kondisi fisik.

"Anak yatim dan penyandang disabilitas merupakan bagian penting dari masyarakat yang memiliki potensi, talenta, dan cita-cita yang harus didukung agar dapat berkembang secara optimal," demikian pesan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati.

Pemerintah Kabupaten Poso, lanjutnya, berkomitmen mendorong pembangunan yang inklusif dengan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat. Karena itu, dukungan keluarga, lembaga pendidikan, organisasi sosial, hingga dunia usaha dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih peduli dan berkeadilan.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan yang digagas Kementerian Agama Kabupaten Poso tersebut juga menjadi sarana menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Masyarakat diajak menjadikan kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan hanya pada momentum tertentu.

Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso, jajaran Baznas, Bank Syariah Indonesia, Dinas Sosial, para kepala KUA, pimpinan sekolah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Melalui festival tersebut, diharapkan semakin tumbuh kesadaran bersama untuk mewujudkan Kabupaten Poso yang harmonis, inklusif, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warganya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....