Momentum 10 Muharram, Baznas dan Kemenag Palu Santuni Anak Yatim dan Disabilitas
- 25 Jun 2026 14:56 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palu salurkan ratusan bantuan sosial kepada anak yatim dan penyandang disabilitas. Pendistribusian ini dilakukan dalam kegiatan bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu "Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 Hijriah", di Aula Kantor Kemenag Kota Palu, Kamis 25 Juni 2026 siang.
Agenda ini diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia bertepatan dengan 10 Muharram. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai wujud kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan.
Wakil Ketua I Baznas Kota Palu, Abdul Azis Tammauni, mengungkapkan bahwa salah satu fungsi lembaga amal ini adalah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima. Hal ini sesuai dengan delapan golongan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.
"Baznas memberikan bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima sesuai dengan delapan asnaf tersebut, diantaranya adalah orang miskin dan fakir," tuturnya.
Ditambahkan, pada kesempatan ini Baznas Kota Palu menyerahkan bantuan sosial kepada mereka yang membutuhkan. Hal ini disesuaikan dengan kebutuhan para penerima.
"Untuk kali ini kami memberikan bantuan kepada 251 anak. Ada berupa barang ada ada tasnya, ada buku. Nanti akan disusun lagi, mungkin kita belikan mungkin sepatu atau kebutuhan lainnya. Khusus untuk disabilitas itu kita berikan sembako tambah dengan uang tunai," ucap Abdul.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Palu Ahmad Hasni menuturkan, anak yatim dan teman disabilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Dirinya menyebut mereka berhak untuk memperoleh perhatian, pendidikan, kesempatan berkembang dan kehidupan bermartabat.
"Islam mengajarkan penghormatan terhadap martabat manusia tanpa membedakan kondisi fisik maupun kemampuan yang dimiliki setiap manusia, yang mana setiap manusia memiliki keistimewaan dan potensi yang dianugerahkan Allah SWT.," tutur Ahmad Hasni dalam sambutannya.
| Baca juga: Program BAZNAS Sehat Jangkau Ratusan Warga |
Olehnya, melalui momentum tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan gotong royong serta kepedulian sosial. Masyarakat didorong untuk aktif hadir sebagai keluarga besar terhadap sesama.
"Jangan biarkan anak-anak yatim merasa sendiri dan jangan biarkan saudara-saudara disabilitas merasa terpinggirkan. Mari kita hadir menjadi keluarga besar yang saling menguatkan, saling membantu dan saling membahagiakan," tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....