Hari Bhayangkara ke-80, Ribuan Warga Sigi Serbu Layanan Pengobatan Gratis

  • 24 Jun 2026 14:37 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Sigi - Sebanyak 1.138 warga memanfaatkan akses pengobatan gratis yang dilaksanakan pada Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80. Agenda kemanusiaan skala besar yang diinisiasi oleh Biddokkes Polda Sulawesi Tengah ini sengaja dipusatkan di Kabupaten Sigi guna mendekatkan fasilitas layanan medis pascabencana bagi masyarakat, Selasa, 23 Juni 2026.

Kedatangan Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol. Nasri, bersama unsur Forkopimda dan Bupati Sigi, Moh. Rizal Intjenae, disambut langsung oleh Kapolres Sigi, AKBP Kari Amsah Ritonga. Misi kesehatan terpadu berskala nasional ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” dan dilaksanakan serentak secara bertahap mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa kami selalu siap memberikan manfaat nyata,” ujar Kapolres Sigi, AKBP Kari Amsah Ritonga.

Kapolres Sigi menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polda Sulteng yang telah menempatkan titik bakti sosial di wilayah hukumnya. Intervensi medis gratis ini dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi warga, terutama bagi para kepala keluarga yang masih berada dalam fase pemulihan psikologis pasca-gempa tektonik.

“Bakti kesehatan ini bukan sekadar pengobatan, tetapi sarana mempererat hubungan melalui pelayanan yang humanis,” ucap AKBP Kari Amsah Ritonga.

Penanganan medis yang disediakan meliputi pemeriksaan klinis umum, kesehatan gigi, poli THT, pelayanan KB, khitanan massal, hingga pembagian kacamata gratis secara instan. Tim dokter spesialis juga melakukan skrining stunting dan cek laboratorium sederhana guna memetakan status gizi anak-anak di wilayah perbukitan Sigi.

Berdasarkan data registrasi panitia, tercatat 113 anak mengikuti khitanan massal dan 136 balita masuk dalam daftar pemeriksaan tumbuh kembang anak. Guna memaksimalkan operasional di lapangan, jajaran pengurus Bhayangkari juga membagikan ratusan paket bantuan sosial berupa bahan pangan pokok kepada para pasien.

Pada momentum yang sama, Kapolda Sulteng turut meluncurkan Kartu Bhayangkara Pelayanan Kesehatan yang terkoneksi langsung secara digital dengan sistem Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri. Inovasi kartu sehat ini diperkenalkan secara virtual lewat interaksi video conference bersama jajaran markas besar kepolisian di Jakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....