Jumat Subuh Berkah dan Dizikir Pemprov Sulteng Dipadati Ribuan Jamaah

  • 20 Jun 2026 14:20 WIB
  •  Palu
Poin Utama
  • Pemprov Sulteng menggelar Sholat Subuh Berjamaah, Dzikir Bersama, dan Jumat Subuh Berkah
  • Kegiatan di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Jumat pagi, 19 Juni 2026
  • Ini merupakan bagian dari implementasi program Berani Berkah
  • Bagian dari ikhtiar spiritual bersama untuk memohon perlindungan

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Sholat Subuh Berjamaah, Dzikir Bersama, Jumat Subuh Berkah, sekaligus Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Jumat pagi, 19 Juni 2026. Kegiatan di halaman Kantor Gubernur Sulteng itu, dihadiri ribuan jamaah yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, serta masyarakat Kota Palu.

Dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, ini merupakan bagian dari implementasi program Berani Berkah. Di dalamnya mencakup penguatan nilai-nilai spiritual, melalui program Sulteng Berjamaah dan Sulteng Mengaji.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Subuh berjamaah, dilanjutkan Sujud Tilawah, dzikir bersama, doa bersama, serta tausiyah keagamaan yang diikuti antusias oleh seluruh jamaah yang hadir.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan kegiatan Jumat Subuh Berkah bukan sekadar agenda seremonial pemerintah. Namun bagian dari ikhtiar spiritual bersama untuk memohon perlindungan, keberkahan, keselamatan, serta kesejahteraan bagi Sulawesi Tengah.

Menurutnya, berbagai peristiwa kebencanaan yang terjadi di Sulawesi Tengah harus dimaknai sebagai pengingat agar manusia semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Ini menjadi pengingat bahwa kita tidak boleh hanya mengandalkan kekuatan manusia semata, tapi juga harus terus mendekatkan diri kepada Allah,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut, gubernur menekankan dalam konsep pemerintahan terdapat dua hal mendasar yang menjadi tujuan utama, yakni prosperity atau kesejahteraan, serta security atau rasa aman. Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjadikan kegiatan Subuh Berjamaah sebagai budaya bersama dalam membangun keberkahan daerah.

Gubenur meyakini, keberkahan akan turun bagi daerah dan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Hal itu terjadi, apabila ribuan aparatur pemerintahan secara rutin memulai hari dengan doa, ibadah, dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.

"Kalau daerah ini berkah, maka rakyat akan merasakan kesejahteraan dan pemerintah juga akan mampu bekerja dengan baik,” ucap Gubernur.

Gubernur juga berharap, Jumat Subuh Berkah dapat terus berjalan secara konsisten. Tidak hanya menjadi respons ketika daerah menghadapi musibah, namun menjadi kebiasaan spiritual kolektif yang terus dijaga bersama. (KA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....