PKB Minta Pengurus DPC Se-Sulteng Diisi Kader Siap Kerja untuk Masyarakat

  • 19 Jun 2026 10:42 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta agar penyusunan kepengurusan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Sulawesi Tengah (Sulteng) diisi oleh kader-kader yang memiliki komitmen kuat terhadap organisasi dan siap bekerja untuk masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar yang dibacakan oleh Ketua Bidang Kemaritiman dan Pertanian DPP PKB, Anggia Erma Rini, saat memimpin Rapat Formatur Penyusunan Calon Pengurus DPC PKB se-Sulteng di Kantor DPW PKB Sulteng, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurut Anggia yang juga sebagai Ketua Komisi VI DPR RI, penyusunan kepengurusan DPC usai pelaksanaan musyawarah cabang bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif organisasi, melainkan menjadi momentum penting untuk menentukan arah perjuangan partai di daerah dalam beberapa tahun ke depan.

“Yang kita susun hari ini bukan hanya struktur, tetapi tim perjuangan yang akan menggerakkan partai, melayani masyarakat, dan mempersiapkan kemenangan PKB pada masa yang akan datang,” kata Anggia menyampaikan arahan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar.

Dia menegaskan, PKB merupakan organisasi perjuangan yang memiliki nilai dan cita-cita politik yang harus diwujudkan melalui kekuatan organisasi. Olehnya, partai tersebut membutuhkan kader-kader yang mampu memperjuangkan gagasan dan memperbesar kekuatan politik PKB di berbagai tingkatan pemerintahan.

Menurutnya, keberhasilan meraih kursi legislatif maupun jabatan eksekutif saat ini bukan menjadi tujuan akhir, melainkan sarana untuk mewujudkan nilai-nilai perjuangan yang diusung partai.

Dalam proses penyusunan kepengurusan, Anggia meminta seluruh formatur agar selektif memilih kader yang akan masuk dalam struktur organisasi. Pengurus yang dibentuk, kata dia, harus benar-benar aktif, memiliki dedikasi, dan siap meluangkan waktu serta tenaga untuk membesarkan partai.

“Kita membutuhkan pengurus yang menghidupkan organisasi. Bukan sekadar melengkapi daftar nama dalam surat keputusan,” ujarnya dihadapan pimpinan PKB se-Sulteng.

Kepengurusan yang kuat, lanjut dia, tidak hanya diukur dari kelengkapan struktur, tetapi juga dari kemampuan kader dalam menjalankan program organisasi serta hadir di tengah masyarakat.

“Jadi, harus di isi oleh orang-orang yang siap untuk bergerak, siap untuk berkeringat, siap untuk mendedikasikan waktu, pikiran, semua yang dia punya untuk bisa membesarkan dan untuk kemenangan PKB. Jangan hanya namanya saja ada tetapi enggak jelas dia bergerak apa enggak,” katanya.

Anggia juga mengingatkan agar kepengurusan tidak hanya menjadi simbol organisasi. Menurutnya, PKB membutuhkan kader yang mampu menyusun strategi, melakukan evaluasi, serta memberikan gagasan untuk memperkuat partai di masa mendatang.

“Jangan hanya pengurus yang datang ketika acara saja, duduk diam. Jadi pajangan. Jadi pemanis saja, tetapi orang-orang kader-kader yang memang mau memikirkan bagaimana strategi PKB,” ucap dia menegaskan.

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta seluruh pengurus DPC yang akan dibentuk untuk segera memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah. Struktur partai, kata dia, harus hidup dan aktif menjalankan kegiatan secara berkelanjutan.

Anggia menekankan bahwa komunikasi organisasi harus berjalan dengan baik dan aktivitas kepartaian tidak boleh hanya dilakukan menjelang pemilu. PKB, lanjutnya, harus hadir setiap saat bersama masyarakat dan responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“PKB tidak boleh hanya aktif menjelang pemilu. PKB harus hadir di setiap hari bersama dengan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Anggia juga mengingatkan seluruh kader agar mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, proses konsolidasi dan penguatan mesin partai harus dimulai sejak sekarang melalui pembentukan kepengurusan yang solid dan bekerja efektif di seluruh tingkatan organisasi.

“Jangan terlena karena enggak ada pilkada ya, kemudian kita diam-diam saja, tiba-tiba nanti sudah tahun depan kita memilih kita enggak bisa berjalan. Oleh karena itu semangat hari ini kita mulai untuk pemilu 2029,” kata Anggia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....